MENJAWAB HARAPAN LAHIRKAN JUARA MASA DEPAN

Oleh:

Virda Dimas Ekaputra

CEO Rumah Zakat Indonesia

Pendidikan memegang peran strategis dalam proses pembangunan. Secara otomatis pendidikan akan melahirkan anak dengan intuisi cerdas dan sholeh sehingga siap menjadi generasi umat yang handal dan berbudaya. Bahkan Islam pun mengajarkan dalam perintah pertamanya yaitu membaca, dalam arti luas di dalamnya adalah meneliti, mengkaji, memahami, mengobservasi, melakukan proses pembelajaran dan proses pendidikan. (QS. Al-Alaq:1-5)

John C. Bock, dalam bukunya yang berjudul Education and Development: A Conflict Meaning (1992), mengidentifikasi peran pendidikan sebagai sarana untuk mengurangi kemiskinan dan mempersiapkan tenaga kerja, memerangi kebodohan, dan mendorong perubahan sosial untuk meratakan kesempatan dan pendapatan sebuah negara. Hal ini menunjukkan kepada kita betapa pentingnya pendidikan bagi seseorang.

Semua orangtua tentunya menginginkan pendidikan yang baik untuk anaknya. Karena hingga saat ini masih banyak orang meyakini bahwa pendidikan masih jadi tolok ukur nilai seseorang selain sebagai bekal masa depan anak. Namun apa jadinya jika untuk bersekolah tingkat dasar saja sulit?

Fenomena ini masih banyak ditemui di lingkungan sekitar. Hal ini pula yang mendorong Rumah Zakat Indonesia terus mengembangkan Sekolah Dasar Juara baik dari segi kualitas maupun kuantitas di seluruh pelosok nusantara. Meski gratis namun sistem pengajaran di SD Juara tidak kalah dengan sistem pendidikan profesional dan bermutu.

Sejak Juli 2007, Rumah Zakat Indonesia mengembangkan sekolah kurikulum berbasis kompetensi bernama Sekolah Juara sebagai salah satu bentuk pengabdian untuk ikut mencerdaskan bangsa. Sekolah ini adalah sebuah SD gratis berkualitas yang didirikan bagi anak-anak keluarga miskin atau mustahik Rumah Zakat Indonesia. Program ini termasuk dalam rumpun program EduCare (pendidikan) dan telah berdiri di 4 kota yaitu Bandung (2007), dan tahun 2008 masing-masing di Cimahi, Pekanbaru, dan Jakarta Pusat. Saat ini siswa SD Juara mencapai 256 siswa. Mengusung visi menjadi ”Sekolah Generasi Unggul dan Mandiri”, sasaran siswanya adalah anak asuh binaan Rumah Zakat Indonesia yang berada di wilayah binaan terpadu atau Integrated Community Development (ICD) yang notabene banyak terdapat anak putus sekolah.

Konsep dan Pembelajaran Sekolah Juara

Saat ini Sekolah Juara menerapkan konsep kelas kecil dengan jumlah siswa maksimal 25 orang per kelas dan diperkuat dengan pendidik yang ahli di bidangnya berstrata sarjana pendidikan (Spd).

Kurikulum yang digunakan adalah KTSP yang  bersesuaian dengan nilai keislaman. Selain itu juga menerapkan konsep Multiple Intelligences (kecerdasan majemuk). Dimana memposisikan setiap anak  sebagai juara sesuai dengan potensi kecerdasan masing-masing. Untuk menambah wawasan siswa, SD Juara juga menggelar Field Trip, pembelajaran di luar sekolah salah satunya dengan mengunjungi Kebun binatang, perusahaan berkelas seperti Perusahaan susu Ultra Jaya dan Pusat IPTEK. Disini siswa dan guru bisa belajar secara langsung di alam terbuka.
 

Fasilitas Bagi Siswa SD Juara

Dalam bersekolah siswa dibebaskan dari berbagai iuran. Dan mendapatkan sejumlah fasilitas seperti SPP dan uang pembangunan gratis, seragam sekolah, kaos olah raga, buku pelajaran (dipinjamkan selama 1 semester), kegiatan kesiswaan/extra kurikuler dan outing, dan extra fooding.

Pembangunan SD Juara Baru

Melengkapi empat SD Juara yang telah lebih dulu berdiri, tahun 2009 SD Juara akan terus berbenah dan mengembangkan pembangunan di sejumlah wilayah baru, mengingat tingginya angka putus sekolah di Indonesia. Tahun ini SD Juara baru akan didirikan di 4 kota baru yaitu Jakarta Selatan, Yogyakarta, Medan, dan Surabaya.

Hingga saat ini seluruh gedung SD Juara masih berstatus sewa dan pinjaman dari donatur Rumah Zakat Indonesia. Targetnya SD Juara akan memiliki  gedung sendiri sehingga proses pembelajaran makin lancar. Rumah Zakat Indonesia mengajak peran serta semua pihak untuk mewujudkan cita ini. Selain itu mitra donatur baik pribadi maupun korporat bisa mendonasikan peralatan sekolah seperti seragam harian, seragam olah raga, seragam pramuka dan gedung sekolah yang saat ini sangat dibutuhkan para murid sehingga tidak lagi menumpang atau meminjam pada madrasah.#

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       

 

 

 

Tags :
Konfirmasi Donasi