MENUTUP 2008 DENGAN JEJAK KARYA MENUJU SEJAHTERA

Tahun baru Hijriah telah datang menyapa. Tahun 2008 pun tinggal sehari untuk ditorehkan. Rumah Zakat Indonesia dengan sinergi seluruh Sobat Zakat telah mencatat begitu banyak jejak karya pemberdayaan, khususnya perwujudan  transformasi dari mustahik menjadi muzakki melalui empat fase yakitu Fakir, Miskin, Rentan, dan Mandiri.

Melalu empat pogram yang diusung Rumah Zakat Indonesia yakni EduCare (pendidikan), HealthCare (kesehatan), YouthCare (Kepemudaan), dan EcoCare (ekonomi), ribuan mustahik di 207 wilayah binaan terpadu (ICD) di seluruh Indonesia. Terimakasih atas sinergitas yang telah diwujudkan oleh Sobat Zakat di seluruh nusantara. Mari kita tengok implementasi empat program Rumah Zakat Indonesia di tahun 2008.

EduCare

Sebagai program centre, SD Juara telah memiliki empat jaringan yaitu di Bandung, Jakarta, Cimahi, dan Pekanbaru. Sebanyak 256 siswa terdaftar di sekolah yang menggunakan kurikulum berbasis kompetensi dan waktu belajar layaknya full day islamic school. Selain itu EduCare juga memayungi kegiatan Kids Learning Centre (KLC) yang berfungsi sebagai media penelusuran, dan Pusat Pengembangan Potensi Anak (P3A) di 18 kota. Anak asuh yang aktif, mendapatkan beasiswa melalui Kembalikan Senyum Anak Bangsa (KSAB) kini sebanyak 10.376 orang.

HealthCare

Kini Rumah Zakat Indonesia telah mendirikan tujuh Rumah Bersalin Gratiis (RBG) di tujuh kota besar yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Medan, Surabaya, dan Pekanbaru. Layanan RBG pun meningkat hingga 61%, dengan jumlah persalinan dari 592 (2007) menjadi 1512 (pertengahan Desember 2008).Di 20 lokasi yang tidak memiliki RBG, diselenggarakanlah Layanan Bersalin Gratis (LBG). Program tersebut merupakan hasil sinergi Rumah Zakat Indonesia dengan bidan mitra profesional di 15 kota. Kini 35 ambulans, dan 11 mobil klinik keliling telah tersebar di seluruh kantor cabang dan telah melayani 11.555 pasien.

YouthCare

Program pemberdayaan pemuda ICD semakin berkembang dan memiliki arahan terfokus melalui Kampus Relawan di seluruh kota. Potensi pemuda dikategorikan dalam dua kurikulum yaitu Emergency Rescue Team (ERT) yang menarik 37,6% pemuda, serta Community Development (CD) yang menarik 62, 39% pemuda. Tak hanya para pemuda, para Mustahik Relation Officer (MRO) pun secara intensif melalukan monitoring proses transformasi para mustahik di setiap ICD.

EcoCare

Dengan mengusung tema pemberdayaan ekonomi produktif, digulirkanlah Kelompok Usaha Kecil Mandiri (KUKMI). Hingga September 2008, dana sebesar Rp 2,8 miliar telah disalurkan kepada 1.244 anggota KUKMI. Sebanyak 563 orang berpenghasilan di atas Kebutuhan Hidup Layak (KHL), dan 169 orang berpenghasilan di atas nisab zakat. Sedangkan 132 orang mengalami peningkatan penghasilan di atas 25% dengan rata-rata pertumbuhan 18% dari penghasilan secara nasional.***

Tags :
Konfirmasi Donasi