PANEN 15 KG CAISIM DI RUMAH HIDROPONIK CIKARANG

RZ LDKO CilegonCIKARANG. Menumbuhkan dan melestarikan tanaman di wilayah yang terbilang cukup panas dan berdebu menjadi tantangan tersendiri. Tetapi dengan adanya rumah hidroponik setidaknya sedikit melegakan warga Desa Karang Asih, wilayah ICD Cikarang. Sebab setidaknya di sekitar tempat tinggalnya berbagai tanaman masih bisa tumbuh subur.

Sebanyak 300 lubang dari paralon dibuat di dalam rumah hidroponik sebagai media penanaman. Berbagai macam tanaman ditumbuhkan dengan menggunakan media tradisional maupun konvensional. Media tradisional berupa rockwool dan yang konvensional berupa tanah. Hingga saat ini sejak pendiriannya tahun 2012, rumah hidroponik telah beberapa kali panen. Sayuran caisim lebih mendominasi dibandingkan tanaman-tanaman lainnya seperti kol, kacang panjang, daun bawang, sawi dan sayuran kangkung.

Menumbuhkan tanaman dengan sistem hidroponik terbilang mudah sebenarnya. Karena hanya dengan menggunakan media seadanya, seperti tanah, bebatuan kecil, batu kerikil, ijuk dan sabut kelapa, tanaman sudah bisa tumbuh. Namun di antara media tersebut, media rockwool adalah yang paling efektif. Jika menggunakan media rockwool, tanaman bisa panen dalam 20 hari sedangkan dengan menggunakan media tanah bisa mencapai 45 hari.

“Jika dilihat dari lamanya pertumbuhan, dengan menggunakan sistem hidroponik memakai media rockwool bisa lebih cepat dibandingkan dengan media konvensional atau tanah biasa. Sekali panen bisa menghasilkan sebanyak 15 kg caisim.” tutur Hafidz, Fasilitator ICD Cikarang.***

Newsroom/Yosef
Cikarang

Tags :
Konfirmasi Donasi