PENANGANAN PERTAMA SAAT MENGALAMI SERANGAN VERTIGO

Vertigo tidak seperti pusing biasa. Seseorang yang mengalami vertigo umumnya merasa lingkungan sekitarnya bergerak atau berputar-putar, padahal sebenarnya tidak. Vertigo termasuk salah satu keluhan medis yang cukup umum dan seringkali dialami oleh orang dewasa. Saat mengalami pusing biasa, kamu mungkin masih bisa melanjutkan aktivitas.

Namun, bagi seseorang yang mengalami vertigo, kondisi ini bisa melumpuhkan aktivitas pengidapnya, karena merasa seperti berputar-putar. Vertigo tidak hanya bisa diatasi dengan obat-obatan saja, ada beberapa hal lain yang harus kamu perhatikan saat mengalami vertigo.

Penanganan Pertama Saat Mengalami Vertigo

Vertigo bisa sangat mengganggu dan menghambat kegiatan sehari-hari. Jika kamu kerap mengalami vertigo, berikut penanganan pertama yang bisa kamu lakukan:

  • Vertigo bisa muncul secara tiba-tiba. Ketika kondisi ini tiba-tiba muncul, sebaiknya segera duduk diam atau berbaring.
  • Jika kamu pusing saat berdiri, sebaiknya berdiri perlahan. Waspadai kemungkinan kehilangan keseimbangan yang dapat menyebabkan terjatuh dan cedera serius.
  • Hindari perubahan posisi secara tiba-tiba. Jika harus berjalan, gunakan tongkat atau cari pegangan agar kamu tidak terjatuh.
  • Bila merasa haus, minta tolong orang lain untuk memberikan minum
  • Hindari cahaya terang, berbaring diam dengan mata tertutup di ruangan yang gelap untuk mencegah episode vertigo
  • Cukup tidur dan hindari stres.

Penyebab Seseorang Mengalami Vertigo

Ada dua kategori vertigo, yakni vertigo perifer dan sentral. Vertigo perifer biasanya disebabkan oleh masalah di telinga bagian dalam atau saraf vestibular. Saraf vestibular adalah saraf yang menghubungkan telinga bagian dalam dengan otak. Vertigo sentral terjadi ketika ada masalah di otak, terutama otak kecil. Otak kecil adalah bagian dari otak belakang yang mengontrol koordinasi gerakan dan keseimbangan.

Sekitar 93 persen kasus vertigo adalah vertigo perifer. Vertigo perifer dapat disebabkan oleh salah satu kondisi ini:

  • Vertigo posisi paroksismal jinak adalah vertigo yang disebabkan oleh perubahan tertentu pada posisi kepala. Ini bisa disebabkan oleh kristal kalsium yang mengambang di saluran telinga yang berbentuk setengah lingkaran.
  • Penyakit Meniere. Kelainan telinga bagian dalam yang memengaruhi keseimbangan dan pendengaran.
  • Vestibulopathy perifer akut. Peradangan telinga bagian dalam yang menyebabkan vertigo secara tiba-tiba.
  • Fistula perilimfatik atau komunikasi abnormal antara telinga tengah dan telinga bagian dalam.
  • Erosi kolesteatoma atau erosi yang disebabkan oleh kista di telinga bagian dalam.
  • Otosklerosis atau pertumbuhan tulang abnormal di telinga tengah.

Vertigo sentral bisa disebabkan oleh stroke, tumor pada otak kecil, migrain atau multiple sclerosis. Kalau kamu sering mengalami vertigo dan khawatir mengidap salah satu kondisi di atas, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Tips Mencegah Vertigo Berulang

Jika kamu sering mengalami episode vertigo yang berulang, pertimbangkan beberapa tips berikut:

  • Pindahkan benda-benda yang sekiranya bisa membuat kamu tersandung, seperti karpet dan kabel listrik yang terbuka. Gunakan alas anti slip di lantai bak mandi dan pancuran dan gunakan pencahayaan yang bagus.
  • Hindari mengendarai mobil atau mengoperasikan alat berat jika sering mengalami vertigo secara tiba-tiba.
  • Hindari penggunaan kafein, alkohol, garam dan tembakau. Penggunaan zat ini secara berlebihan dapat memperburuk tanda dan gejala vertigo
  • Jika pusing disertai mual, coba konsumsi antihistamin yang dijual bebas (tanpa resep). Namun, obat ini dapat menyebabkan kantuk. Antihistamin non-kantuk biasanya tidak begitu efektif.
  • Jika pusing disebabkan oleh kepanasan atau dehidrasi, istirahatlah di tempat yang sejuk dan minumlah air atau minuman olahraga.

sumber: republika.co.id

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia