POLUSI ASAP BUAT UDARA PEKANBARU BERSTATUS “BERBAHAYA”DANGEROUS SMOG STRIKES PEKANBARU

RZ LDKO CilegonPEKANBARU. Kualitas udara di Provinsi Riau semakin hari semakin memburuk. Asap dimana-mana, hampir tidak ada celah tanpa asap. Kamis pagi (03/09), Index standar pencemaran udara (ISPU) kota Pekanbaru menunjukan kondisi udara kota Pekanbaru dalam kondisi “Berbahaya”.

Beberapa daerah di daerah lain juga sudah dalam level berbahaya dan sangat tidak sehat. Kondisi ini, menyebabkan daerah harus mengambil kebijakan meliburkan sekolah dalam beberapa hari kedepan. Pencemaran udara ini sebagai akibat dari kebakaran sebagian besar hutan di provinsi riau.

Setelah kemarin (02/09) Relawan RZ bersinergi dengan manggala agni departemen kehutanan dan Pramuka Universitas Riau turun kelokasi untuk melakukan pemadaman api yang membakar hutan di Rimbo Panjang, Kampar. Hari ini (03/09) Relawan RZ bersinergi dengam Cita Sehat Foundation (Klinik Rumah Bersalin Gratis RZ Pekanbaru) berbagi masker untuk bisa dipakai oleh pemakai jalan yang belum memakai masker.

“Kami peduli akan kesehatan masyarakat dengan membagi bagikan masker, sudah ada lebih 2000 penderita ISPA di Pekanbaru yang tersebar di beberapa rumah sakit,” ujar Fajri Sabti, Relawan RZ Pekanbaru.

“Masyarakat yang mendapatkan penyaluran masker dijalan sangat berharap Supaya pemerintah bersatu dalam mengatasi bencana tahunan yang terjadi di provinsi Riau ini. Sampai saat tidak adanya kesadaran dan sangsi tegas bagi pembakar lahan. Dan penerima masker dijakan juga berterima kasih kepada rumah zakat yang telah memberikan masker gratis dan mudah dipakai” Tambah Fajri.***

Newsroom/Surianto
Pekanbaru

RZ LDKO CilegonPEKANBARU. Smog from burning forests and land are getting worse. Smog is not only got to interfere with flights but also create thousands of communities stricken ARI because the dangerous air.

Based on the data from National Disaster Management Agency (BNPB) number of infection sufferers of ISPA in Riau reached 1.228 people. It has not yet been affected by the other breathing problem.

The head of the Data and Information Services Center, The Central of National Disaster Management Agency (BNPB), Sutopo Puwo Nugroho, Monday (3/8) in Pekanbaru, mentioned smog not only happening in Riau, but almost the whole area of Sumatra.

Because the hotspots have been spread almost in the entire province of Sumatra, such as in South Sumatra there are 350 hotspots, Jambi as much as 320 hotspots and in Riau Province 219 points.

Therefore to reduce the impact of smog, RZ collaborated with Cita Sehat Foundation (CSF) to distribute mask to the society in Pekanbaru (3/9).

“We try to help them by distributing mask since there are more than 2000 people stricken by ARI in Pekanbaru,” Fajri Sabti, a volunteer of RZ, said. ***

Newsroom/Surianto
Pekanbaru

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia