RELAWAN RUMAH ZAKAT SILATURRAHIM DENGAN PENGURUS PONDOK PESANTREN

(Foto: Rumah Zakat)

SUMBAWA BARAT, RUMAH ZAKAT – Sejak dulu kala, Islam berkembang pesat di Seloto, Kecamatan Taliwang dan menjadi pusat perkembangan Islam di Sumbawa Barat. Perkembangan Islam di kalangan masyarakat Seloto di topang oleh dua pondok pesantren yaitu ponpes Al Manar yang berdiri tahun 1978 dan ponpes Al Muhajirin satata (1999).

Yazid sebagai Relawan Rumah Zakat melakukan kunjungan silaturrahim di kediaman tokoh agama (Pimpinan Ponpes Al Manar) Ust. Suud di Dusun barang pandang Seloto dan lanjut ke rumah nya ustadz Umar sebagai pimpinan pondok pesantren Al Muhajirin satata sampai waktu sholat Dzuhur.

Kesempatan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh Relawan untuk menggali dan meminta masukan terkait program Rumah Zakat diantaranya Capacity Building (dakwah) untuk Kegiatan Taklim dan Pembinaan Santri TPQ serta lumbung pangan masyarakat.

Mereka pun merespon dengna baik dan mendukung penuh program serta kegiatan Rumah Zakat apalagi bergerak dalam pemberdayaan Sosial Masyarakat.

“Itu program yang sangat bagus, dan mendidik masyarakat untuk mandiri,” Ungkap ustadz Umar, Selasa (13/10).

“Mudah-mudahan rumah zakat bisa meningkatkan dakwah untuk desa Seloto,” tambah Ustadz Suud.

Ust. Umar akan memanfaatkan pekarangan belakang ponpes satata yang masih kosong untuk dijadikan kebun Gizi, program ini akan langsung di sosialisasi kan ke semua santri dan walinya. Yazid sebagai Relawan Rumah Zakat sangat mendukung dalam pengembangan program kebun gizi ini karena bisa malatih kemandirian santri.

“Untuk Kegiatan majlis Taklim masyarakat umum, jama’ah masih di batasi dan cuma di adakan sekali dalam sebulan karena mengikuti protokol Covid-19,” lanjut beliau.

Newsroom

Muhammad Yazid/Amri Rusdiana

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia