RELAWAN RZ LATIHAN SIAGA BANJIR DI KALIMALANGRZ VOLUNTEERS GOT FLOOD ALERT TRAINING IN KALIMALANG

RZ LDKO CilegonBEKASI. BPBD ( Badan Penanggulangan Bencana Daerah ) Kota Bekasi memberikan perbekalan mengenai siaga banjir kepada 35 Relawan RZ. Hal tersebut dilatarbelakangi karena menguasai air tidak hanya butuh mental, tetapi juga butuh pengetahuan bagaimana kita bertindak di dalam air.

Ketua Koordinator Satuan Relasi Cepat BPBD, Ahmad Dumiyati mengatakan, terdapat 71 titik banjir di Bekasi, sedangkan BPBD hanya memiliki tim sebanyak 60 orang, maka perbekalan mengenai Siaga Banjir ini harus didapat oleh Relawan RZ yang menjadi partner untuk BPBD Kota Bekasi dalam penanganan Banjir.

Kegiatan pada pengarahan tersebut meliputi pengenalan terhadap air, cara berenang yang tepat, cara mendayung serta simulasi penyelamatan korban yang berada di air dipandung langsung oleh BPBD Kota Bekasi.

“Kegiatan latihan bersama sangat baik untuk dilakukan karena tidak semua orang memiliki jiwa relawan karena bencana tidak pernah dapat dipesan maka siaga kita adalah yang dipertaruhkan. Oleh karena itu, setiap Relawan berkewajiban mendapat perbekalan untuk dapat terjun membantu masyarakat yang membutuhkan. Jika kita saling mengenal antara BPBD dan Relawan Rumah Zakat kita dapat berbagi tugas sesuai dengan potensi yang kita miliki untuk membantu di lapangan, untuk yang tidak mahir di air dapat membantu evakuasi korban di darat, jika yang sudah mahir dapat membantu di SAR,” tukas Ahmad.

Ia berharap ke depannya komunikasi dan koordinasi BPBD dengan Relawan RZ semakin baik dan Relawan Rumah Zakat dapat mengirimkan minimal 2 regu untuk bergabung dengan kami di setiap latihan.***

Sumber : http://gobekasi.pojoksatu.id/2015/12/13/relawan-rumah-zakat-latihan-siaga-banjir-di-kalimalang/

RZ LDKO CilegonBEKASI.BPBDs (Regional Disaster Management Department) Bekasi City gave a briefing on flood alert to 35 volunteers RZ. It is motivated because to control the water we not only need mental, but also need the knowledge of how to act in the water.

Chairman of BPBD’s Quick Relations unit coordinator, Ahmad Dumiyati said, there are 71 floods points in Bekasi, while BPBDs only have a team that consist of 60 persons, then the provisions on flood alert must be obtained by RZ Volunteers who become partners to BPBDs of Bekasi city in handling flood.

In the briefing activities it is include an introduction to the water, how to swim on the right way, how to paddle and victims rescue simulation guided directly by BPBDs Bekasi.

“The joint training activity is a good thing to do because not everyone has a volunteer soul because disaster can never be ordered so our alerts are at stake. Therefore, each volunteer is obliged to get a provision so that they can help people in need. If we know each other between BPBDs and RZ Volunteer we can share tasks in accordance with the potential that we have to help in the field, for that is not proficient in the water can help evacuate victims on the ground, if those who have advanced help in search and rescue, “said Ahmad ,

He hopes in the future the communication and coordination between BPBDs and RZ Volunteers getting better and RZ Volunteers can send at least 2 teams to join us in every training. ***

em>Sumber : http://gobekasi.pojoksatu.id/2015/12/13/relawan-rumah-zakat-latihan-siaga-banjir-di-kalimalang/

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia