[:ID]RUMAH ZAKAT ACTION PEDULI KEKERINGAN DI CIBARUSAH DAN JONGGOL[:en]RUMAH ZAKAT ACTION CARE FOR DROUGHT IN CIBARUSAH AND JONGGOL[:]

[:ID]Sabtu (10/08). 4 Relawan Rumah Zakat Cikarang survey menuju daerah yang mengalami kekeringan di Cibarusah, Bekasi dan Jonggol, Bogor.

Musim kemarau telah tiba mendampak Indonesia dengan kekeringan, Rumah Zakat Action berservey untuk bisa lebih baik merespon dan membantu warga Indonesia.

Hasil survey menemukan 15 daerah yang terkena dampak kekeringan di kecamatan Cibarusah diantaranya Kp.Cicadas Sirnajati, Kp.Pamoyanan Sirnajati, Kp.Angkiran1 Ridogalih, Kp.Angkiran2 Ridogalih, Kp.Hanjuang Ridomanah, Kp.Gamblok Ridomanah, Kp. Poncol Ridomanah, Perum TNI dan sebagainya.

Namun dari daftar desa tersebut, ada 2 desa yang paling terdampak kekeringan yaitu Kp. Cisaat dan Kp. Cijengkol

Daerah yang terkena dampak kekeringan di Jonggol adalah Kp. Kujang dan Kp. Raweuy

Berdasarkan informasi yang di dapat dari warga Kampung Raweuy, kecamatan Jonggol, mereka mengungkapkan bahwa kekeringan sudah mulai terjadi sedari Juni 2019. Kampung ini sebelumnya telah menerima bantuan air bersih dari pemerintah daerah setempat, namun masih belum mencukupi kebutuhan air sehari-hari.

Ada sekitar 200 KK tercatat sebagai warga Kampung Raweuy yang mengaku telah mengalami kekeringan. Kebutuhan air untuk konsumsi dan memasak, sementara bergantung pada air bersih bantuan yang pernah diberikan dari pemda setempat dan dari relawan komunitas lain. Sedangkan untuk kebutuhan MCK, para warga masih memanfaatkan air sungai yang masih tersisa.

Newsroom

Lailatul Istiqomah | Hanaa Afifah[:en]

Saturday (10/08). 4 Volunteers of Rumah Zakat Cikarang surveyed areas experiencing drought in Cibarusah, Bekasi and Jonggol, Bogor.

The dry season has arrived impacting Indonesia with drought, Rumah Zakat Action went for a survey to better respond and help Indonesian citizens. The survey results found 15 affected areas the impact of drought in Cibarusah subdistrict include Kic. Cicadas Sirnajati, Kp. Pamoyanan Sirnajati, Kp. Angkiran1 Ridogalih, Kp. Angkiran2 Ridogalih, Kp. Hanjuang Ridomanah, Kp.Gamblok Ridomanah, Kp. Poncol Ridomanah, Perum TNI and so on.

But from the list of villages, there are 2 villages that are most affected by drought, namely Kp. Cisaat and Kp. Cijengkol.

The area affected by the drought in Jonggol is Kp. Kujang and Kp. Raweuy.

Based on information obtained from the residents of Raweuy Village, Jonggol sub-district, revealed that drought had started from June 2019. The village had previously received clean water assistance from the local government, but it was still not meeting daily water needs. There was around 200 KK recorded as a resident of Kampung Raweuy who claimed to have experienced a drought. Water is needed for consumption and cooking while relying on clean water assistance that has been provided by the local government and from other community volunteers. As for the needs of the public toilet, the residents still use the remaining river water.

Newsroom

Lailatul Istiqomah | Hanaa Afifah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia