lansia

Rumah Zakat melalui Program Desa Ramah Lansia di Desa Berdaya Silomlom, Asahan memberikan edukasi seputar Penyakit Diabetes dan Pencegahannya.

ASAHAN –  Pemilik riwayat diabetes memiliki risiko yang lebih tinggi bila terpapar virus corona di masa pandemi. Pandemi Covid-19 masih menghantui masyarakat saat ini, terlebih dengan adanya varian baru yang muncul di India, membuat masyarakat lebih waspada. Terutama bagi mereka yang punya penyakit diabetes.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi virus dapat meningkatkan peradangan atau pembengkakan internal pada penderita diabetes. Selain itu, Federasi Diabetes Internasional (IDF) juga menambahkan akan lebih sulit untuk mengobati infeksi virus corona untuk penderita diabetes karena fluktuasi kadar glukosa darah dan kemungkinan komplikasi.

Melihat fenomena ini, Rumah Zakat melalui Program Desa Ramah Lansia di Desa Berdaya Silomlom,  Asahan memberikan edukasi seputar “Penyakit Diabetes dan Pencegahan nya” serta memberikan layanan pemeriksaan geratis berupa pemeriksaan metabolik, tensi dan Timbang Berat badan.

Selain mendengarkan pemaparan seputar diabetes dan pencegahan yang disampaikan oleh Nurhalimah dan layanan kesehatan dari bidan desa Ardiyanti, para lansia juga mendapatkan makanan tambahan berupa Bubur Kacang Hijau yang aman bagi penderita diabetes karna menggunakan gula aren asli produksi masyarakat Desa Silomlom.

Program desa ramah lansia merupakan ikhtiar gerakan untuk mewujudkan sistem ramah lansia, menggali potensi masyarakat, menumbuhkan kemandirian lanjut usia agar tangguh dan berdaya guna melalui inovasi program berkesinambungan dengan pendekatan perawatan jangka panjang.

“Alhamdulillah terima kasih Rumah zakat telah menghadirkan kebahagiaan pada lansia,” ucap  Muslimah.

Newsroom

Adi Dharma Suhardi/Amri Rusdiana