Sebagai upaya mencegah masalah gizi buruk pada anak, Rumah Zakat turut membantu Posyandu dengan memberikan serta pendampingan kader dalam membantu Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

BOGOR – Menjaga kesehatan terutama kesehatan balita merupakan salah satu sasaran dari pengentasan masalah kesehatan di Indonesia, terutama dalam masalah gizi buruk. Karena itu, Rumah Zakat terus berupaya membantu pengembangan Posyandu Melati RW 12 kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Dalam hal ini Relawan Rumah Zakat, sekaligus Fasilitator Desa BSI Pamoyanan mendukung dan membantu program kesehatan yang menjadi prioritas pemerintah, baik pemerintah kota maupun pusat. Program yang digulirkan oleh Rumah Zakat untuk membantu Posyandu pada masa pandemi Covid-19 ini adalah dengan memberikan serta pendampingan kader dalam membantu Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

“Salah satu solusi yang diberikan oleh Rumah Zakat, yang dirumuskan menjadi bentuk kegiatan masyarakat yang bersinergi dengan puskesmas dan kelurahan, kami memberikan pemahaman kepada kader posyandu dalam memberikan makanan tambahan untuk balita,” ungkap Elan Jaelani, Relawan Rumah Zakat Desa BSI Pamoyanan, Sabtu (13/3).

Pada kesempatan kali ini, relawan menyalurkan makanan tambahan dengan menu utama berupa nasi, sayur, ayam, tempe serta buah-buahan. Masyarakat khususnya Penerima Manfaat pun sangat bersyukur dengan adanya PMT ini.

“Alhamdulillah Program dari Rumah Zakat ini sangat membantu kami dalam memberikan makanan tambahan untuk anak-anak,” ungkap Aisyah, salah satu ibu yang menerima makanan tambahan untuk anaknya.

Newsroom

Elan Jaelani/Amri Rusdiana