Pantau perkembangn balita, Rumah Zakat bersama BSI memberikan bantuan PMT kepada balita di desa berdaya.

BOGOR – Keberadaan Posyandu di sebuah kampung sangat penting dalam upaya membantu menyehatkan anak-anak dan balita. Oleh karena itu keberadaan Posyandu tidak hanya dipertahankan tetapi juga ditingkatkan terutama dalam pelayanan dan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita agar semakin sehat dan semangat berkunjung ke Posyandu. Namun dimasa pandemi Covid-19 ini, Posyandu di Kota Bogor belum diizinkan buka oleh Pemerintah.

Oleh karena itu, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, kader Posyandu berkeliling ke setiap balita untuk memberikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan).

“Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita itu harus yang sehat dan alami karena ini merupakan contoh saja, seperti ini lho makanan yang sehat itu, nanti ibu-ibu di rumah membuat makanan untuk anak-anaknya yang seperti ini,” ungkap Elan Jaelani, Fasilitator Relawan Rumah Zakat, Jum’at (19/2).

“Pemberian gizi dan vitamin yang cukup kepada balita merupakan faktor penting untuk menghadirkan generasi yang unggul dan berdaya, generasi mendatang harus lebih sehat, cerdas dan lebih hebat,” tambah Elan.

Karena itu, dalam kesempatan ini Faslitator memberikan PMT berupa nasi kuning, tempe orek, telur, sayuran dan buah segar. Konsep Pelayanan Posyandu yang ada saat ini diharapkan menjadikan Posyandu multifungsi, tidak hanya untuk ibu dan anak tetapi juga untuk lansia.

Selain itu, Rumah Zakat terus mengajak kader Posyandu untuk lebih meningkatan kapasitas, integritas dan sinergitas, dengan mengakomodir tiga komponen ini tidak hanya bermanfaat untuk ibu dan anak tetapi juga bermanfaat untuk lansia.

Newsroom

Elan Jaelani/Amri Rusdiana

id_IDIndonesian