RUMAH ZAKAT LAKUKAN ASSESSMENT UNTUK KEMBANGKAN POTENSI WISATA DI DESA

Rumah Zakat melakukan assessment di sungai Progo yang bertujuan untuk menghitung potensi wisata yang bisa dikembangkan.

TEMANGGUNG, RUMAH ZAKAT – Sungai Progo di Dusun Kedungwiyu, Desa Kedungumpul mempunyai jalur yang menarik untuk olahraga Arum Jeram. Hal ini disampaikan oleh Puji Soleh, instruktur Arum Jeram dari Cahaya Adventure.

“Kami beberapa kali melakukan kegiatan Arum jeram dengan start dari Desa Kedungumpul, jalurnya cocok untuk pemula,” kata Puji Soleh.

Disamping itu, sungai ini juga disukai oleh para pemancing. Bebatuan yang memanjang di sekitar sungai menjadi lokasi favorit pemancing. Demikian penjelasan dari Panjang, tokoh masyarakat Dusun Kedungwiyu.

“Alam yang indah berpadu dengan aliran air sungai membuat suasana di tepian sungai progo ini sangat menyenangkan,” ujar Anantiyo Widodo, Fasilitator Rumah Zakat.

Rumah Zakat melakukan assessment di sungai Progo pada Minggu (11/10). Assessment ini bertujuan untuk menghitung potensi wisata yang bisa dikembangkan. Menurut Anantiyo, sungai Progo di Dusun Kedungwiyu ini mempunyai beragam keunggulan.

“Secara historis, jembatan disungai Progo menjadi jejak sejarah perjuangan kemerdekaan yang masih ada sisanya berupa pondasi jembatan peninggalan Belanda,” terang Anantiyo.

Disamping itu, tanah di sekitar sungai Progo merupakan tanah desa sehingga lebih mudah diakses. Kontur tanah yang miring juga cocok untuk wisata kekinian semacam swa foto.

Anantiyo bersama pemerintah Desa Kedungumpul berencana untuk berkonsultasi dengan dinas pariwisata Kabupaten Temanggung guna memastikan langkah ke depan. Sebelum itu direncanakan untuk mengadakan uji coba berupa Tubbing dan flying fox di lokasi.

Newwsroom

Anantiyo Widodo/Amri Rusdiana

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia