Rumah Zakat Desa Berdaya Doropayung menyalurkan bantuan kewirausahaan kepada Ngasikah, pemilik warung kopi lelet.

REMBANG – Kopi Lelet adalah minuman kopi khas Rembang. Selain itu Kopi Lelet adalah sebutan untuk minuman kopi yang sekaligus bisa digunakan untuk melukis kopi pada rokok. Menjamurnya warkop lelet di kabupaten Rembang membuat Rembang menjadi jujugan bagi penikmat kopi Lelet khusunya di kota Lasem.

Selain sebagai minuman ringan, kopi Lelet juga bisa digunakan sebagai sarana kreatifitas bagi kaum penikmat kopi, karena ampas kopinya bisa digunakan untuk melukis rokok. Dengan berbagai macam obyek gambar bisa dilukis diatas rokok.

Salah satu penjual kopi lelet adalah Ngasikah yang sudah berjualan kopi Lelet sejak 7 tahun yang lalu. Selain menjual kopi Lelet, ia juga menjual gorengan dan cemilan lainnya.

Untuk menambah semangat jualannya, Relawan Rumah Zakat Desa Berdaya Doropayung menyalurkan bantuan kewirausahaan kepada Ngasikah agar dagangannya tetap berjalan dan semakin bertambah. Bantuan itu disalurkan langsung kepada Ngasikah di warung kopi miliknya, Minggu (14/3).

“Semoga bantuan kewirausahaan dari Rumah Zakat terus dilanjutkan agar usahanya semakin berkembang. Amiin.” Ucap Ngasikah.

Newsroom

Bagus Pandu/Amri Rusdiana