Relawan Rumah Zakat masih terus mendampingi dan memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Tojo una-una dengan program pemberian bantuan sembako, selimut dan juga tenda darurat kepada masyarakat.

TOJO UNA-UNA – Gempa yang terjadi di Kabupaten Tojo Una-una pada tanggal 26 September 2021 lalu mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat, 1.004 jiwa mengungsi, 57 Rumah terdampak (rusak berat dan ringan), berbagai macam fasilitas umum seperti masjid, pasar dan rumah sakit mengalamai keretakan.

Sampai dengan hari ini, para penyintas bencana gempa masih tinggal ditenda darurat yang tersebar dibeberapa lokasi.

“Kami masih trauma untuk kembali kerumah dikarenakan setiap harinya masih ada gempa susulan terjadi dan juga rumah kami mengalami kerusakan akibat gempa, maka dari itu kami masih tinggal ditenda darurat yang kami bangun sendiri,” ujar Ida, salah seorang warga terdampak.

“Kami juga sangat berterimakasih dan bahagia sekali kepada Rumah Zakat, Donatur dan Semua pihak yang terlibat yang telah memperhatikan kami, memberikan kami bantuan ditengah bencana yang kami alami, semoga Allah balas segala kebaikan dengan Surga-Nya,” tambahnya.

Selain bertahan dari gempa dan virus Covid-19, terbaru Kota Ampana mengalami banjir pada bulan Agustus kemarin sehingga menambah rasa sedih dari para warga sekitar.

Sejak H+1 gempa sampai dengan hari ini, Jum’at (10/9) Rumah Zakat masih terus mendampingi dan memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Tojo una-una dengan program pemberian bantuan sembako, selimut dan juga tenda darurat kepada masyarakat.

“Dengan izin dan pertolongan Allah kami akan terus memberikan kontribusi semaksimal mungkin kepada para penyintas bencana gempa bumi di kabupaten Tojo una-una,” ucap Koordinator Relawan Rumah Zakat Action Palu, Adhi Saputra.

Newsroom

Andri Amro/Amri Rusdiana