RZ ADAKAN KHITANAN MASSAL DI SD JUARA CILEGON

RZ LDKO CilegonCILEGON. Saat ini anak-anak sekolah sedang menikmati masa liburan sekolah. Sebagian dari mereka ada yang memanfaatkan masa liburan ini dengan bersilaturahmi mengunjungi sanak saudara yang ada di kampung halaman, ada yang pergi liburan bersama keluarga, dan ada juga yang menghabiskan masa liburannya hanya dirumah saja.

Namun suasana berbeda terlihat di SD Juara Cilegon pada hari Senin (28/12). SD Juara Cilegon bekerja sama dengan Rumah Zakat Cabang Cilegon untuk menyelenggarakan khitanan massal. Khitanan massal ini disponsori oleh para donator dari berbagai daerah, seperti dari Cilegon, Jakarta, dan sekitarnya.

Acara khitanan massal ini rutin diselenggarakan oleh Rumah Zakat khususnya RZ cabang Cilegon untuk mengisi masa liburan anak-anak. Khitanan massal kali ini diikuti lebih dari 100 peserta yang telah mendaftar beberapa hari sebelum pelaksanaan khitanan massal ini. Peserta yang mengikuti khitanan massal ini berasal dari berbagai daerah di Cilegon, diantaranya dari Kecamatan Purwakarta, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Jombang, dan masih banyak lagi.

Pukul 07.00 SD Juara Cilegon sudah ramai dengan kehadiran para peserta khitanan dari berbagai daerah tersebut. Selain dihadiri oleh para peserta, acara ini juga dihadiri oleh Branch Manager RZ Cilegon, para amil dan Relawan RZ Cilegon, Kepala Sekolah & Dewan Guru SD Juara Cilegon, Tokoh Masyarakat sekitar Link. Sambirata, para dokter, dan masih banyak lagi. Acara pembukaan atau ceremonial dimulai pukul 07.30, yang diawali dengan penampilan dari team marawis SD Juara Cilegon. Selanjutnya pembacaan ayat suci Al-Qur’an atau tahfidz yang dibacakan oleh salah satu siswi SD Juara Cilegon yakni Adinda Intan Indriyani.

Setelah penampilan tahfidz, acara selanjutnya ialah sambutan yang disampaikan oleh Branch Manager Rumah Zakat Cilegon yakni Bapak Arif Syarifudin. Bapak Arif mengungkapkan bahwa ia sangat bersyukur, karena jumlah peserta tahun ini lebih banyak daripada tahun lalu. “Saya sangat bersyukur dan senang sekali. Tahun ini jumlah peserta yang mengikuti acara khitanan massal ada 100 orang yang sudah melakukan daftar ulang dari 125 orang yang terdaftar. Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya ada 60 orang peserta.”ungkap Arif Syarifudin dalam sambutannya.

Setelah acara ceremonial selesai, acara khitanan massal pun segera dimulai. Para peserta dipanggil secara bergiliran berdasarkan nomor urut. Yang mendapatkan kesempatan pertama ialah peserta dengan nomor urut 1-10. Secara satu per satu peserta diperiksa atau di screening oleh dokter. Setelah itu peserta memasuki ruangan khitan yang didampingi oleh keluarganya masing-masing.

“Ruangan khitan diramaikan dengan suara tangisan para peserta yang ketakutan saat akan dikhitan. Bahkan tak jarang yang berteriak dengan histeris karena tidak ingin dikhitan. Namun berkat penjagaan, support dan dukungan dari orang tua serta keluarga mereka, akhirnya para peserta pun mengikuti proses khitanan sampai selesai.”ungkap Endang Kusnadi guru PJOK di SD Juara Cilegon yang pada saat itu mendampingi proses khitanan.

Setelah melalui proses khitanan, para peserta beserta orang tuanya mengambil obat yang harus diminum oleh peserta yang habis dikhitan. Selain itu, mereka juga mendapatkan bingkisan dari panitia penyelenggara khitanan massal.***

Newsroom/Susanto
Cilegon

Tags :
Konfirmasi Donasi