RZ GELAR PELATIHAN BANK SAMPAH DI JALAN BUMI CIKARANGRZ ORGANIZES WASTE BANK TRAINING AT BUMI CIKARANG

RZ LDKO CilegonCIKARANG. Pembentukan Bank Sampah kini sedang menjadi trend baru di wilayah Cikarang, khususnya yang tinggal di perumahan. Selain dapat mengatasi permasalahan lingkungan karena sampah, program ini juga bisa menghasilkan uang yang cukup lumayan.

Dipandu oleh Hafidz, tim pemberdayaan masyarakat dari Rumah Zakat (RZ) Bekasi dan beberapa anggota dari Bank Sampah Sempu, masyarakat Jl.Bumi Cikarang Baru mendapatkan edukasi tentang tahapan-tahapan pembentukan Bank Sampah dan pengelolaannya.

“Saya menyampaikan tahapan-tahapan pembentukan bank sampah , survey wilayah, pembentukan team kerja, sosialisasi bank sampah, rekrutmen Anggota bank sampah dan yg teakhir pendampingan secara terus menerus,” kata Hafidz sesaat setelah usai melakukan pelatihan di Jl. Bumi, Cikarang Baru, Sabtu (05/09/15) sore.

Warga yang berjumlah 60 orang nampak serius mengikuti pelatihan yang disampaikan Hafidz, konkritnya mereka akan membentuk komunitas Bank Sampah.

Dari pengakuan kordinator kegiatan, Subakri, warga antusias dengan pelatihan semacam ini, pekan depan mereka dijadwalkan bertemu lagi untuk membentuk Bank Sampah Bumi.

Pembentukan bank sampah bertujuan agar lingkungan sehat, bersih dan asri, juga merangsang timbulnya kelompok masyarakat peduli yang serius menangani permasalahan sampah, sehingga tercipta kreatifitas masyarakat yang bermanfaat. Terlebih, dari sampah akan muncul produk kerajinan tangan yang mampu menambah nilai ekonomi keluarga.***

Sumber : http://publikjurnalistik.org/berita/pelatihan-bank-sampah-di-jalan-bumi-cikarang-baru/#.Ve90Oy8LcSc

RZ LDKO CilegonCIKARANG. To create a clean, healthy, and empower citizens especially in Cikarang, RZ and ICD Facilitator initiated a preservation environmental program named Waste Bank. Through this program RZ and ICD Facilitator invited local citizens to participate in managing household waste by sorting organic and inorganic waste.

Hafidz, ICD Facilitator of Bumi Cikarang, said that sorting process implemented by local citizens aims to ease waste management. Organic waste will be produced as compost and inorganic waste will be collected to be recycled into various valuable products.

Through the better management of waste, the members of waste bank are expected to earn additional income from the products made by utilizing waste.

“In addition to civilize clean and healthy lifestyle toward people, this program also can empower them because we can obtain income from waste if we can manage and process it into valuable things,” Hafidz added. ***

Newsroom/Rendriawan
Cikarang

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia