Elok Suryati (kiri) mendapatkan bantuan modal usaha dari Rumah Zakat untuk meningkatkan produksi usaha tempenya, Senin (16/8).

JOMBANG – Dimasa pandemi sekarang ini mempertahankan usaha bukanlah suatu yang mudah, banyak sekali usaha yang berguguran. Rata-rata usaha yang bisa bertahan adalah pelaku UMKM. Elok Suryati warga RT 002 RW 002 Desa Brangkal adalah salah satunya.

Elok merupakan pelaku usaha mikro pengrajin tempe yang masih bertahan di masa pandemi. Dalam sehari bisa menghabiskan sekitar 10 kg kedelai. Tempe yang dibuat dijual keliling kampung oleh sang suami, apabila tidak habis maka sisanya dijadikan kripik tempe dan dititipkan di warung-warung terdekat.

Pada momen kemerdekaan ini Bu, Elok Suryati sangat gembira karena mendapatkan bantuan modal usaha dari Rumah Zakat untuk meningkatkan produksi usaha tempenya, Senin (16/8). Dengan bantuan ini dirinya optimis usahanya tidak sekedar bisa bertahan akan tetapi bisa semakin meningkat.

“Terimaksih Rumah Zakat, Terimakasih para donatur atas bantual modal usahanya. Dirgahayu Republik Indonesia ke 76, UMKM jaya Indonesia Maju.” Ungkap Elok Suryati.

Newsroom

Indri Nuraeni/Amri Rusdiana