SERUNYA PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DI SD JUARA SURABAYA

RZ LDKO CilegonSURABAYA. Guru-guru SD Juara Surabaya rupanya mempunyai cara tersendiri untuk memperkenalkan dan mendalami pelajaran sejarah kepada siswa-siswinya. Bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2015 dan dalam rangka menyambut UTS (Ujian.Tengah Semester ), SD Juara Surabaya mengadakan kunjungan ke Taman Prestasi Surabaya dan Museum Surabaya.

Berada di Taman Prestasi bagai menemukan oase ditengah kota. Bagaimana tidak, taman seluas 6000 m2 ini dihiasi sekitar 21 jenis tanaman sehingga terasa nyaman untuk melepas penat. Anak-anak pun dapat bermain sambil belajar mengenal lingkungannya. Sebelum bermain, anak anak melaksanakan upacara untuk memperingati hari Kesakstian Pancasila.

Anak anak terlihat sangat khidmat dalam mengikuti Upacara. Pembina upacara, dalam amanatnya menceritakan tentang perjuangan rakyat Indonesia dalam mempertahankan negara ini dari pemberontakan PKI serta pahlawan-pahlawan yang gugur yang terkenal dengan Pahlawan Revolusi.

Setelah Upacara, dengan sangat antusias anak anak menunggu pengumuman pemenang kelompok JC ( Juara Competition ). Siapa ya kira kira pemenangnya? Kelompok optimis yang memperoleh bintang terbanyak menjadi pemenangnya. Setelah itu anak-anak bermain sambil belajar mengenal lingkungan. Setelah bermain perjalanan pun dilanjutkan ke Museum Surabaya.

Setibanya di museum, dengan di dampingi 2 orang pemandu, anak-anak melihat benda koleksi Museum Surabaya yang baru diresmikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/5). Museum berisi benda-benda dan catatan kependudukan yang sebagian besar peninggalan Belanda. Museum yang dapat dikunjungi secara gratis itu memajang ratusan benda bersejarah.

Sejumlah koleksi antara lain dokumen catatan perkawinan pada tahun 1854 serta beberapa dokumen berbahasa Belanda. Tampak pula daftar nama petinggi Surabaya dan serdadu Belanda korban perang di buku register Makam Kembang Kuning (tahun 1922-1948).

Di sisi utara museum terdapat perlengkapan pemadam kebakaran masa lalu, yang apabila dilihat kasat mata sangat aneh. Berbagai alat kesehatan bersejarah juga dipajang. Tak ketinggalan, dipampangkan pula penghargaan yang diperoleh Kota Surabaya dan berbagai baju dinas, termasuk film dokumenter yang selalu diputar memakai LCD.

“Setelah sekitar kurang lebih 1 jam mengelilingi museum, anak-anak mengakhiri kunjungan dengan berfoto bersama untuk kenang kenangan. Selanjutnya kembali ke sekolah, dan bersiap menyambut UTS semester gasal tahun pelajaran 2015-2016,” ujar Ivan Supangat selaku Formal Education Indonesia Juara Foundation.***

Newsroom/Suradin
Surabaya

Tags :
Konfirmasi Donasi