SHIHATUL ITTIJAH


Alhamdulillah, Allahumma shalli ’ala Muhammad

Sobat zakat yang Allah mulyakan, kita sering melihat orang-orang yang menjalani kehidupan ini dengan penuh suka cita dan kebahagiaan, tapi kita juga melihat orang-orang yang menjalani kehidupan ini dengan penuh keluh kesah dan ketertekanan. Bagi orang-orang yang disebutkan diawal dunia seakan terus berpihak pada mereka, sebaliknya bagi kelompok kedua dunia seakan memusuhi mereka, “kejamnya dunia” menjadi ucapan mereka sehari-hari.

Apa yang membedakan mereka?

VISI – Al Ittijah

Saya mendefinisikan visi sebagai pandangan ke depan, tempat, keadaan atau posisi yang kita ingin capai di masa mendatang. Ketika seseorang mempunyai visi yang jelas dan sehat maka setiap langkah yang dia lalui akan terasa ringan dan menggembirakan. Ketika dia menemui rintangan maka dia akan berpikir jauh memandang visi yang dia tetapkan dan harus dicapai dibalik rintangan yang dia hadapi. Akan ada pemandangan yang indah ketika kita selasai mendaki puncak gunung.

Visi terlahir dari pikiran kita dan akan menentukan cara pandang kita terhadap realitas kehidupan yang dihadapi. Ketika kita tidak memiliki visi hidup yang jelas, jangan heran ketika kita akan terus merasa kelelahan dan tertekan melaksanakan setiap tuntutan kehidupan kita, baik di dunia kerja, sosial masyarakat ataupun keluarga. Untuk bisa menguatkan visi, sering-seringlah mengeluarkan pertanyaan ”Mengapa?”. Semakin banyak jawaban atas pertanyaan tersebut maka semakin kuatlah motivasi kita untuk mencapai visi tersebut. Mengapa kita melakukan tindakan tertentu, mengapa kita tidak melakukan yang lainnya.

Seperti halnya indvidu, sebuah lembaga tentu harus mempunyai visi yang sehat lagi benar. Pemahaman visi dari setiap individu didalamnya akan menentukan kekuatan lembaga tersebut untuk tetap menapaki setiap aktivitas yang dilakukannya. Rumah Zakat Indonesia telah menetapkan visinya ”Menjadi lembaga amil zakat internasional yang unggul dan terpercaya”. Pemahaman atas visi ini dipertajam dengan pertanyaan ”Mengapa harus unggul, mengapa harus terpercaya”. Sebagai lembaga pengelola dana masyarakat tentu saja harus mempunyai keunggulan, baik dari segi pengumpulannya, pengelolaannya dan penyalurannya. Dengan keunggulan tersebut sebuah lembaga bisa bertahan di tengah perkembangan zaman. Tidak hanya target pengumpulan dana, tapi ada visi yang lebih tinggi di baliknya.

Ketika dana ZIS terkumpul maksimal bisa kita bayangkan berapa Rumah Bersalin Gratis yang bisa dibangun, berapa ribu ibu hamil bisa terbantu, berapa ribu anak bisa melanjutkan sekolahnya, berapa ribu kaum miskin yang bisa mendapatkan tambahan modal usahanya. Kita bisa membantu sesama kita sebagai wujud jihad fi sabilillah untuk bekal kita nanti bertemu dengan Dzat Yang Maha Agung.

Jangan pernah bertanya ”Bagaimana?” tentang sukses seseorang. Karena setiap orang pasti punya cara tersendiri untuk mencapai suksesnya. Setiap kita dibekali potensi yang istimewa untuk meraih sukses. Boleh jadi cara orang lain sukses tidak sama dengan cara kita meraih sukses. Percayalah banyak jalan menuju sukses.

Momentum tahun baru masehi adalah saat yang tepat untuk menyegarkan kembali visi kita, menatap kembali masa depan mencapai sukses dunia akhirat.

Bisa … Bisa … Pasti Bisa!!!***

Tags :
Konfirmasi Donasi