SUMUR WA NANI BANTU MASYARAKAT CIPATUJAH DARI KEKERINGAN

CIPATUJAH, Senin(20/08). Musim kemarau beberapa bulan ini menyebabkan wilayah Cipatujah, Tasikmalaya kesulitan mendapatkan air bersih. Setiap hari masyarakat mengambil air dari salah satu sumur Kesehatan Lingkungan (Kesling) milik bersama. Kondisi ini menggerakkan hati seorang ibu, yang biasa dipanggil Wa Nani.

Wa Nani memiliki sumur yang letaknya beberapa puluh meter dari rumahnya. Dengan kondisi air di sumur yang masih banyak, beliau ingin berbagi kepada masyarakat tetapi tidak memiliki sarana untuk penyalurannya. Alhamdulillah melalui Rumah Zakat niat baik Wa Nani bisa terwujud.

“Alhamdulillah. Saya bersyukur, melalui rumah Zakat keinginan berbagi dengan tatangga bisa terwujud, mudah-mudahan berkah dan airnya tidak kering di musim kemarau seperti ini,” ungkap Wa Nani sambil berkaca-kaca karena terharu.

Melalui program Berbagi Air Kehidupan, Wa Nani mendapatkan bantuan sarana prasarana untuk penyaluran air bersih. Warga sekitar sangat bahagia dan mereka melakukan kerja bakti dalam pengerjaannya.

Selama 4 hari proses instalasi, mulai persiapan untuk penyimpanan toren, pembuatan tempat penyimpanan toren, pemasangan paralon dan kabel menuju sumber air dan pemasangan kran, alhamdulillah senin (19/8) kemarin seluruh proses nya selesai.

Air bersih dari sumur Wa Nani sudah dialirkan dan digunakan oleh warga, sebagian warga dari RT 06 dan sebagian RT 07.

“Hatur nuhun Rumah Zakat dan Ibu Ela (Fasilitator Desa Berdaya) untuk bantuannya, semoga berkah.” ungkap Bu Dewi, salah seorang warga

Newsroom

Abdullah Tsabit | Lailatul Istiqomah

Tags :
Konfirmasi Donasi