SUPERQURBAN, SOLUSI KRISIS PANGAN SESUAI SYARIAH

Sobat Zakat, krisis global masih terjadi. Banyak pengamat memprediksi dampak krisis global yang sangat hebat akan sangat terasa pada tahun 2009. Sistem ekonomi Islam diperkirakan tak hanya mampu menjadi solusi untuk sektor finansial, tapi juga yang lainnya termasuk pangan.

Program Superqurban yang diusung Rumah Zakat Indonesia (RZI) dengan mengkonversikan daging kurban ke dalam bentuk kornet, sangat besar kemungkinannya menjadi solusi yang sesuai syariah untuk mengantisipasi krisis pangan. Adapun beberapa landasan syariah yang memeperkuat konsep kornetisasi tersebut adalah :

1.      Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah SWT dan hendaklah setiap diri  memperhatikan apa-apa   yang terlah dipersiapkan untuk esok, dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Hasyr (59): 18)

2.      QS. Yusuf (12): 43-57, yang mengisahkan tentang arahan Yusuf AS. agar penduduk negeri menyimpan sebagian hasil panen dengan metode yang di kenal ketika itu. Kegunaan dari simpanan ini adalah agar ketahanan pangan penduduk dapat terjaga ketika musim paceklik melanda.

3.      Dari Aisyah RA., dia berkata, ”Dahulu kami biasa mengasinkan (mengawetkan) daging udhhuyyah (kurban) sehingga kami bawa ke madinah”. Tiba-tiba Nabi SAW bersabda, ”janganlah kalian menghabiskan daging udhhiyyah hanya dalam waktu tiga hari”. (HR. Bukhari Muslim)

4.      Hewan kurban pun disembelih pada hari-hari tasyrik sesuai dengan ketentuan syariah. Supaya pengolahan dan daya tahan daging bertambah panjang.

Oleh karena itu Sobat Zakat, konsep Superqurban sangat sesuai dengan syariah. Semoga partisipasi Sobat Zakat dalam program ini akan mengatasi berbagai kendala dan krisis pangan yang diprediksi akan terjadi.

 

 

Tags :
Konfirmasi Donasi