SUPERQURBAN UNTUK PETANI GARAM TRADISIONAL DI SUMBA TIMUR

WAINGAPU. Rumah Zakat kembali mendistribusikan kornet Superqurban di Waingapu, Sumba Timur, (5/10). Kornet superqurban disebarkan di pelosok pingiran Waingapu dengan dibantu relawan yang ada disini. Tidak kurang 1000 kaleng dari 10.000 ribu kaleng Superqurban yang akan disebar di Sumba selama musim kering ini.

Adapun lokasi yang menjadi tempat penyaluran, tidak jauh bedanya dengan kondisi sebelumnya, penduduknya bermukim di ladang gersang dan berprofesi sebagai nelayan. Selain itu Rumah Zakat pun menyisir tempat pembuatan garam lokal.

Karena sudah menjadi mata pencaharian utama sejak zaman nenek moyang dan untungnya tidak terlau besar sekira Rp 30.000 perhari, petani garam lokal ini masih tetap bertahan. Terlebih sekarang ini kwalitas pasir pantai yang menjadi bahan baku garam sudah mulai menurun. Dan di musim kemarau ini, pasir sisa saringannya menumpuk tidak terbawa air hujan. Tumpukan pasir tersebut menambah sempit lahan pengolahan garam.

Kehadiran Rumah Zakat disini menurut mereka setidaknya akan menjadi hal diluar kebiasaan, biasanya mereka makan ala kadarnya, tapi sekarang langsung bisa makan enak dan sehat. Setelah menerima kornet hari itu mereka langsung mengolahnya menjadi santapan di siang itu. ***

Newsroom/Yudi Juliana
Waingapu

Tags :
Konfirmasi Donasi