TEGAR RAFLI PRAYOGA, SANG PENCETAK GOL DARI SD JUARA MEDANTEGAR RAFLI PRAYOGA, THE GOALSCORER FROM SD JUARA MEDAN

RZ LDKO CilegonMEDAN. Tegar Rafli Prayoga adalah anak satu-satunya dari seorang wanita single parent. Sejak kecil Tegar tak pernah sekalipun merasakan kehadiran sosok ayah. Tegar dan bahkan ibunya sendiri pun tak mengetahui keberadaan ayah Tegar.

Demi menafkahi keluarga, ibunda Tegar bekerja sebagai kasir di sebuah doorsmeer mobil. Mereka juga tinggal menumpang pada keluarga besar untuk menghemat pengeluaran. Ibunda Tegar berusaha menabung uang gajinya untuk melanjutkan pendidikan Tegar ke jenjang yang lebih tinggi.

Tegar dikenal sebagai sosok anak laki-laki tanpa rasa takut. Tegar adalah anak pemberani bahkan pada orang dewasa sekalipun. Hilangnya sosok ayah dalam diri Tegar menjadikan Tegar memiliki keberanian bak singa. Gertakan, ancaman dan berbagai hukuman tak mempan kepadanya. Tatapan matanya penuh perlawanan. Tegar berhasil memaksa siapa saja untuk memenuhi keinginannya. Ibu dan teman-temannya tidak berani padanya. Namun para guru tak membiarkan hal itu terjadi.

Bertahun-tahun Tegar ditempa untuk bisa menempatkan diri. Para guru tarik ulur mendidiknya. Usaha ini ternyata membuahkan hasil. Perlahan Tegar dapat menempatkan emosi. Kerjasama dengan Bunda Tegar juga perlahan berhasil membuat Tegar patuh pada ibunya. Begitulah Tegar berproses setiap hari. Dari tahun ke tahun.

Tanpa terasa kini Tegar sudah duduk di kelas VI SD Juara Medan. Di akhir-akhir tahun perjuangannya, Tegar berhasil mencetak prestasi. Tegar menghadiahi sekolah dengan 5 goal sehingga SD Juara Medan berhasil menjadi juara pertama Pertandingan Futsal Se-Kota Medan.

Hal ini juga dikarenakan penampilan Tegar yang galak tak tertahan membawa bola untuk menerjang lawan, Tegar juga berhasil menekan ego emosinya untuk lebih tenang dan kompak dengan teman satu tim. Tegar walaupun bertubuh mungil namun memiliki mental bak singa penerkam di sabana lapangan bola.***

Newsroom/Sahidan Gayo
Medan

RZ LDKO CilegonMEDAN.Tegar Rafli Prayoga is the only child from single parent women. Since childhood Tegar never even felt the presence of a father figure. Tegar and his own mother even did not know the existence of his father.

For the sake of feeding their families, Tegar’s mother works as a cashier at a car doorsmeer. They are also stay over in his mother big family to save expenses. Tegar’s mother trying to save money even tough her salary for continuing Tegar education to a higher level is expensive.

Tough years forged to be put away. Teachers educate tug. This effort proved fruitless. Tough slowly can put emotion. Cooperation with Tough Mother too slowly managed to make Tough obedient to his mother. That Tough proceed every day. From year to year.

Tegar is known as a boy without fear. Tegar is brave even to adults. Without father figure in him cause him having courage like a lion. Threats and various penalties not immune to him, his eyes are full of resistance. Tegar succeeded in forcing anyone to fulfill his wish. His mother and his friends did not dare to him. But the teacher did not let it happen
.
Tegar had been trained for years so that he can associate himself in the society. Teachers have been teaching him alternately. These efforts show a result, Tegar slowly can manage his emotion. The cooperation with Tegar’s Mother slowly managed Tegar be obedient to his mother. Quite, so! Tegar proceed every day, year by year.

Imperceptibly, now, Tegar is in sixth grade of SD Juara Medan. In his last year of his fight Tegar accomplished an achievement. Tegar rewarded schools with his five goals so SD Juara Medan won the first game of Futsal competition Medan city level.

It is also due to his fierce appearance unbearable bringing the ball to hit the opponent, Tegar also managed to suppress his emotions ego to be calmer and compact with his teammates. Although Tegar is petite but has a mental like a wild lion in football field savanna.

Newsroom/Sahidan Gayo
Medan

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia