Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bapak, ibu, dan saudara semua, semoga Allah SWT senantiasa selalu menjaga dan memberikan kelapangan bagi Anda dan keluarga di rumah. Aamiin Yaa Rabbalalamiin.

Sahabat Zakat yang dirahmati Allah, pada pertengahan Januari lalu, tersiar kabar bahwa telah terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan wabah campak di Kabupaten Asmat Provinsi Papua. SubhanAllah, rupanya kejadian ini mengetuk pintu hati begitu banyak masyarakat Indonesia dari berbagai daerah untuk bahu-membahu menyalurkan bantuan pangan ke Kabupaten Asmat.

Memang bukan hal yang mudah untuk menyalurkan bantuan ke Kabupaten Asmat. Setelah tiba di Timika, relawan menempuh 12 jam perjalanan laut menggunakan kapal feri ke Agats, dan dilanjutkan menggunakan speed boat selama 6 jam untuk sampai di salah satu distrik terdampak gizi buruk.

Pada edisi RZMagz bulan Februari ini izinkan kami memaparkan data distribusi program Rumah Zakat di 2017. Dana Zakat, Infak, Shadaqah yang sudah Anda titipkan melalui Rumah Zakat, kami kelola ke dalam beragam program pemberdayaan yang diimplementasikan di 1.056 Desa beragam program pemberdayaan yang diimplementasikan di 1.056 Desa Berdaya. Alhamdulillah sebanyak 1,6 juta penerima manfaat yang berada di Aceh hingga Papua dapat terbantu.

Dalam menjalankan programnya, kami berusaha menyelaraskan dengan tujuan yang telah ditetapkan pemerintah melalui agenda Suistainable Development Goals
(SDGs). Dan pastinya untuk tahun 2018 ini, program pemberdayaan yang kami gulirkan akan terus berupaya memberikan kontribusi dalam tujuan pembangunan pemerintah Republik Indonesia.

Kami sangat terbuka untuk menjalin sinergi dengan berbagai pihak yang memiliki tujuan sama, yakni untuk menghadirkan kebahagiaan bagi sesama umat manusia melalui beragam aktivitas kebaikan. Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa meridhai langkah kita.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Nur Efendi

CEO Rumah Zakat