TIPS MENGATASI TRAUMA

Adakah yang pernah mengalami trauma? Kita mengalami sebuah peristiwa buruk yang membuat kita stres, tidak ingin mengalami, atau bahkan berdekatan dengan peristiwa tersebut lagi. Trauma naik pesawat, trauma disakiti, trauma berteman karena pernah mengalami bullying, dan lain-lain. Trauma nggak cuma dialami orang dewasa saja. Anak muda bahkan anak-anak juga bisa mengalami gangguan psikologis ini. Berikut adalah tips untuk mengatasi trauma:

1. Hentikan mengisolasi diri
Misal karena trauma pernah dikecewakan oleh sahabat, akhirnya membuat kita menjaga jarak saat berteman. Nah, ternyata sikapmu yang menjaga jarak ini malah memperburuk trauma. Menjalin hubungan persahabatan dengan orang lain, mencoba bersosialiasi, dan jauh-jauh dari kesendirian, bisa mengalihkan pikiranmu dari perasaan trauma.

2. Buat dirimu sibuk
Menjalani aktivitas harian, melakukan hal-hal yang kamu sukai, bisa membuat otakmu tetap sibuk. So, pikiranmu nggak akan sempat untuk terjebak pada rasa trauma.

3. Menulis
Menulis bisa meringankan perasaan trauma yang bergejolak. Kamu bisa menulis apapun. Tulis hal-hal yang ingin kamu lakukan, impian-impianmu, pertanyaan atau jawaban yang ada di pikiranmu, apa yang kamu rasakan, atau menulis cerita hasil imajinasimu. Nggak usah pedulikan apakah tulismu bagus atau sebaliknya, karena tulisanmu ini untuk dirimu sendiri. Menulis bisa sangat melegakan perasaan. Jika kamu merasakan trauma karena perlakuan buruk dari orang lain, kamu bisa menulis surat pada orang yang memperlakukanmu dengan buruk itu, meski nantinya nggak harus kamu sampaikan.

4. Lakukan hal ini saat trauma dan panik menyerang
Saat rasa trauma menyerang dan bikin kepala pening, coba lakukan hal ini.
a. Duduk. Rasakan kakimu yang menyentuh tanah, tubuh, serta punggung yang beradu dengan kursi.
b. Lihat ke sekitar. Pandang objek yang bisa membuatmu fokus, seperti bunga, dedaunan, langit, atau yang sejenisnya, sehingga nafasmu lebih teratur dan tenang.
c. Bila kamu ada di dalam ruangan, cobalah keluar. Duduklah di atas rerumputan. Bersentuhan dengan tanah secara langsung bisa membuatmu lebih tenang.

5. Lakukan pola hidup sehat
Peristiwa yang membuat trauma biasanya menyebabkan pola hidupmu terganggu. Cara mengatasi hal ini, ambil kontrol terhadap jadwal hidupmu.
a. Tidur teratur pada waktu yang sama selama kurang lebih 7 jam sehari.
b. Olahraga secara teratur paling tidak 30-60 menit setiap hari, karena hormon yang dihasilkan saat tubuh berolahraga yaitu serotonin dan endorfin punya efek yang baik bagi otak. Nggak harus olahraga yang ribet. Kamu bisa mencoba jogging, bersepeda, atau jalan-jalan santai saja.
c. Makan makanan yang sehat meski dalam porsi kecil, tapi rutin, misalnya makanan yang kaya karbohidrat kompleks dan omega 3, seperti ikan dan kacang kedelai.
d. Hindarkan diri dari stres, perbanyak salat dan zikir, dan kamu bisa mencoba melakukan hobi yang menyenangkan hatimu.

6. Menerima rasa trauma
Saat rasa trauma itu muncul, terima saja. Penerimaan terhadap rasa trauma itu menjadi bagian dari penyembuhan diri. Kamu juga harus memotivasi dirimu sendiri bahwa kamu bisa menyembuhkan rasa traumamu ini. Ada Allah ta’ala yang selalu bersama dan menjagamu. Jadi, nggak usah terlalu diperturutkan ketakutan-ketakutan yang mungkin nggak beralasan dan cuma sugesti diri kita.

Sumber: annida-online.com

Tags :
Konfirmasi Donasi