UMI HANIFAH BERSYUKUR MENDAPAT BANTUAN DARI RUMAH ZAKAT

(Foto: Rumah Zakat)

KAB. BANTUL, RUMAH ZAKAT – Akibat dari pandemi Covid-19, beberapa usaha di sektor ekonomi melambat, bahkan ada yang terpaksa berhenti. Usaha kuliner merupakan usaha yang masih diharapkan bisa berjalan.

Namun ketika kuliner tersebut banyak menggantungkan konsumennya dari kalangan pelajar tentu saja lain ceritanya. Beberapa penerima manfaat di Desa Berdaya Panggungharjo akhirnya harus memutar otak dan strategi agar dapur tetep mengepul.

Umi Hanifah misalnya. Setiap harinya beliau membuat kue dan menerima titipan kue di angkringan depan rumahnya. Namun semenjak pandemi, santri-santri pondok yang lewat depan rumahnya nyaris tidak ada.

Kondisi ini membuat beliau mengubah jualannya agar cocok dijual di lapak online. Umi berencana berjualan Zuppa Soup. Kuliner kekinian yang banyak disukai semua kalangan. Namun, kendalanya adalah oven lamanya sudah kurang layak digunakan karena sudah ada beberapa tambalannya.

Namun, bulan ini beliau mendapat bantuan sarana usaha. Bantuan yang diberikan dalam bentuk oven gas dengan ukuran sedang dan bantuan modal.

“Saya, Ummi Hanifah (60th), dari Krapyak Kulon Panggungharjo sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Rumah Zakat yang telah memberikan bantuan alat produksi berupa oven gas dan tambahan modal. Semoga dengan bantuan tersebut usaha kami “Dapur Monggo Mampir” dapat semakin berkembang sesuai harapan saya dan juga Rumah Zakat tentunya,” ucapnya.

“Saya ingin mengembangkan dengan jenis kue lain selain yang sudah saya produksi selama ini, yaitu kue kering dan juga membuat jadah (makanan tradisional). Harapan saya dengan oven yang baru, Insya Allah penggunaannya semakin efektif dan dapat lebih banyak memproduksi,” tambahnya.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Rumah Zakat, InsyaaAllah bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga,” tutup Umi.

Newsroom

Amri Rusdiana

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia