WARGA ICD KADIPIRO IKUTI PELATIHAN RECYCLE SAMPAHLEARNING HOW TO RECYCLE WASTE AT KADIPIRO ICD

RZ LDKO CilegonSOLO. Pada hari Minggu (11/10) lalu, Bank Sampah Tegal Asri menggelar Pelatihan Recycle Sampah bersama dengan para kader bank sampah dan para nasabahnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Bp Rudi Agustian salah satu pengurus Bank Sampah binaan RZ yang berloksasi di Tegal Asri Rt 05 Rw 22 ICD Kadipiro, Banjarsari, Solo.

Hadir dalam pelatihan tersebut sekitar 25 warga yang menjadi nasabah bank sampah. Diadakannya Pelatihan recycle sampah ini bertujuan melatih warga yang menjadi nasabah bank sampah agar semakin termotivasi dalam melakukan aktivitas pilah sampah dari rumah masing-masing.

Selain itu, warga akan semakin sadar bahwa ternyata sampah dapat bernilai ekonomi yang tinggi ketika sudah diolah menjadi sebuah karya hand made yang istimewa. Efek yang lain adalah sebagai sarana promosi dan sosialisasi agar semakin bertambah jumlah nasabah bank sampahnya.

“Terimakasih atas adanya RZ, warga RT 05 Rw 22 Kadipiro Surakarta, para warga bisa mendapat ilmu dari kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh RZ. Warga juga mendapat banyak bantuan-bantuan berupa bibit-bibit tanaman, pelatihan pembuatan hasil karyadari sampah-sampah. Warga juga mendapat penghasilan tambahan dari hasil menyetor sampah ke bank sampah,” tutur Farida salah seorang nasabah Bank Sampah Tegal Asri.***

Newsroom/Eko Prasetyono
Solo

RZ LDKO CilegonSOLO. Some members from Kadipiro ICD, Solo, was joined in recycle waste training. In this training they learned how make recycle inorganic and organic waste to become valuables things. They start doing this business after joining business training held by RZ and Badan Lingkungan Hidup (BLH)/Environmental Institution.

“RZ’s members are trained and empowered based on their local potential. By this method we hope that they can start their business easily,” Heny Widiastuty, RZ’s Chief Program Officer said on Friday (28/3).

By generating waste, Lorong Langgar residents can obtain extra income to meet their needs. On the other hand, Heny also added that waste generating activity is proclaimed to decrease disaster risk caused by waste. “This program exists in almost all RZ’s ICD area. We hope that it can encourage people to be more careful and wise in managing waste,” Heny said.

Waste recycling program in all ICD areas was initiated by the existence of waste bank. Through waste bank, plastics waste are collected and recycled to produce valuable things such as handcrafts. “We aren’t scavengers but we are waste recycling entrepreneurs,” Aning, Kadipiro waste bank head said.

Newsroom/Eko Prasetyono
Solo

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia