[:ID]ZAKAT EMAS DAN PERAK[:]

[:ID]BANDUNG, Rumah Zakat – Salah satu jenis barang yang wajib dizakatkan adalah emas dan perak. Bagi umat Islam yang memiliki jenis barang ini, maka hendaknya mereka menzakatkan sesuai dengan syarat yang ditentukan.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya banyak dari orang-orang alim dan rahib-rahib mereka benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil, dan (mereka) menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak tidak menginfakkannya di jalan Allah, maka berikanlah kabar gembira kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih. (Q.S At Taubah 2:34).

Dalam ayat di atas sudah dijelaskan, bahwasannya siapa saja yang mempunyai atau menyimpan harta berupa emas dan perak hendaklah dikeluarkan zakatnya.

Adapun jenis emas dan perak yang dizakatkan adalah yang berbentuk logam.

Sedangkan untuk Nishab (Ambang batas minimal) emas dan perak yang wajib dizakatkan adalah sebagai berikut:

  1. Emas: 85 gram emas murni atau 20 dinar
  2. Perak: 672 gram atau 200 dirham
  3. Uang tunai, tabungan, cek, saham, dan lainnya yang berbentuk kertas berpedoman pada nishab emas dan perak.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Shalallahualaihi Wasallam:

“Apabila kamu memiliki dua ratus dirham dan telah lewat satu tahun, maka zakatnya lima dirham, dan tidak wajib bagimu zakat sampai kamu memiliki dua puluh dinar dan berlalu satu tahun terhadapnya, maka (jika demikian) zakatnya setengah dinar. Jika lebih, maka zakatnya menurut perhitungan itu dan tidak ada zakat pada harta kecuali setelah lewat satu tahun.” (Hasan, HR. Abu Dawud dan Daruquthni).

 [:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia