ZAKAT, REALITA KESEJAHTERAAN UMAT (2-HABIS)


(Menimba Pengalaman dari Negeri Sudan)

Oleh: H. Gozali J. Sudirjo, Lc*

BEBERAPA CONTOH KIPRAH DEWAN ZAKAT SUDAN
1. Santunan Dana buat Pelajar
? ? ??Santunan dana ini Dewan Zakat mengawalinya pada para mahasiswa lewat Lembaga Perlindungan Mahasiswa (WSA), tentunya setelah melalui seleksi dari data-data yang di dapat Dewan Zakat. Pada tahun 2000 berhasil menyantuni mahasiswa dan mahasiswi fuqara sebanyak 6.688 orang. Dan terus berlanjut hingga 2005 mengalami kemajuan hingga mencapai angka 35.601 orang mahasiswa/i yang berhak mendapat santunan. Dalam jangka waktu empat tahun, dari 2000 hingga penghujung 2004 Dewan Zakat telah mengeluarkan dana untuk keperluan pendidikan, seperti biaya persemester dan lainnya sebesar 3,5 milyar Dinar Sudan (sekitar 1,5 juta USD). Dan hingga saat ini sedikitnya sekitar 1.883.240 mahasiswa/i yang menerima batuan dari Dewan Zakat. Tiap mahasiswa yang berhak menerima santuan diberi buku (semacam buku tabungan) untuk mengambil dana tersebut di bank yang telah ditunjuk Dewan Zakat.

2. Bantuan buat Anak Yatim
? ? ??Dewan Zakat pada periode 2001-2004 menyantuni (kafil) anak-anak yatim sekitar 54.000 orang, begitu juga menyantuni sekitar 1.000 panti asuhan di sekitar Khartoum (Ibu Kota), Kasala dan propinsi lainnya.

3. Bantuan Kesehatan buat Orang Fakir
? ? ??Dewan Zakat sedikitnya memberikan bantuan kesehatan terhadap 50.000 keluarga, begitu juga terhadap pelajar pesantren (al khalawy ) atau pelajar pada jenjang SD/Ibtidaiyyah dan SMP/Tsanawiyah atau para keluarga syuhada yang ditinggal mati keluarganya dan berjuang di jalan Allah sekitar 56.000 keluarga.

4. Bantuan buat Para Gelandangan
? ? ??Bantuan buat para anak jalanan ini berupa training skill melalui lembaga bantuan anak al Yafi atau lembaga lainnya. Dalam training tersebut si anak dididik moral, psikologi, skill dan lainnya sehingga setelah selesai masa training diharapkan kembali ketengah masyarakat dalam keadaan siap, baik mental, spiritual dan punya keahlian yang dapat diandalkan. Diawal kiprahnya Dewan Zakat telah berhasil mendidik sekitar 400 orang anak jalanan, dan hingga di tahun 2005 telah mencapai 3.000 anak didik yang siap untuk hidup berdikari.

5. Training Skil buat Kaula Muda Miskin
? ? ??Begitu juga Dewan Zakat telah berhasil memberi pelatihan-pelatihan terhadap kaula muda fuqara dan bekerjasama dengan Persatuan Pemuda Bangsa (YCU). Bentuk training disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan, seperti : pelatihan komputer, manajemen dan lainnya. Mereka juga dibantu dengan berbagai pekerjaan yang menghasilkan uang hingga memiliki penghasilan tetap.

6. Bantuan Pengobatan
? ? ??Dalam bidang pengobatan Dewan Zakat memberi perhatian yang cukup besar terutama terhadap rumah sakit milik pemerintah, seperti : rumah sakit al Dzurrah, Ibnu Sina, al Markaz al Qaumy al Kully, al Markaz al Qaumy lil Jihaz al Hadhomy, Markaz al Sudan lil Qolb dan yang lainnya. Bantuan ini berupa peralatan medis dan lainnya. Disamping itu, sekitar 35 apotik didirikan dan dibiayai Dewan Zakat. Hingga tahun 2005 sedikitnya dana yang keluar untuk pengobatan ini sekitar 8,1 milyar Dinar Sudan (sekitar 35,2 juta USD). (lihat tabel bantuan Dewan Zakat buat Pengobatan)

Tabel Bantuan Pengobatan Dewan Zakat

Tahun 2001 2002 2003 2004
Jumlah Dana 1,2 USD 3,6 USD 1,7 USD 1,6 USD
Jumlah yang diberi santunan pengobatan 167.707 201.716 105.276 131.681

7. Bantuan Pengairan
? ? ??Dewan Zakat telah mengadakan pengayaan air, baik itu buat kebutuhan sehari-hari manusia, seperti : minum, masak, mandi dan lainnya atau untuk keperluan pertanian atau peternakan. Bantuan ini berupa penggalian sumur, pembuatan jet pomp atau alat penyedot air lainnya. Proyek ini mencapai sekitar 937 proyek perairan dengan dana yang dikeluarkan Dewan Zakat sebesar 307,1 juta Dinar Sudan (sekitar 1,3 juta USD).

8. Bantaun Pendidikan
? ? ??Bantuan pendidikan berupa pembangunan fasilitas sekolah, seperti : gedung belajar. Juga berupa santunan biaya pendidikan yang diberikan pada fakir-miskin. Atau bantuan yang sifatnya membantu si anak, seperti : buku dan alat tulis lainya. Bantuan pendidikan ini tidak terbatas pada jenjang tertentu, namun pada semuanya SD, SMP, SMA dan jenjang perguruan tinggi seperti telah diungkapkan dimuka.

9. Bantuan Pertanian dan Peternakan
? ? ??Dalam pertanian Dewan Zakat membeli traktor untuk mengolah tanah pertanian yang dikelola fakir-miskin, sekitar 454 hektar tanah digarap Dewan Zakat dan kurang lebih seratusan traktor telah dibeli Dewan Zakat untuk keperluan pertanian. Adapun peternakan pada tahun 2004 Dewan Zakat telah memiliki 6.450 kelompok binatang ternak, dari 5 hingga 10 induk binatang ternak untuk satu keluarga fakir-miskin. Dana yang dikeluarkan Dewan Zakat pada 2004 sebesar 2,5 milyar Dinar Sudan (sekitar 10,8 juta USD). Ditetapkan untuk mengeluarkan zakat binatang ternak bila telah sampai nishab dengan cara memberikannya pada pakir-miskin lain dan tidak dijual ke pasar.

10. Bantuan Peralatan Produksi Kecil
? ? ??Hal ini bertujuan memberdayakan fakir-miskin dengan industri-industri kecil, seperti : kerajinan tangan, menjahit, produksi roti, biscuit, bantuan jala ikan, pembuatan sepatu, alat-alat pertanian ?cangkul dan lainnya?. Diharapkan dengan adanya proyek ini mereka bisa beranjak ke level yang lebih baik dalam hidupnya. Dan bila hasil usahanya itu telah mencapai nishab maka wajib membayar zakat, proyek ini dikenal dengan proyek pemberdayaan individu dan kelompok.

11. Bantuan Kepentingan Dakwah
? ? ??Dewan Zakat turut serta menyebar dan menopang dakwah Islam melalui penyuluhan masyarakat, pembangunan mesjid di pelosok-pelosok desa dan kota-kota kecil. Dewan Zakatpun menyokong para pelajar yang menimba ilmu di tempat-tempat khalwah dan sekolah-sekolah al Quran serta mengadakan training dan dauroh buat para imam mesjid, para da?i dan para guru ngaji.

12. Bantaun Bencana Alam
? ? ??Setiap tahunnya Dewan Zakat membuat anggaran dana khusus buat para korban bencana alam yang kerap terjadi bila musim hujan tiba, atau musim paceklik, atau akibat perang atau buat para transmigran yang mengungsi akibat perang saudara. Mereka dibantu agar kembali bekerja sebagaimana mestinya. Bantuan ini berupa tempat tinggal, pertanian, dan kebutuhan pokok lainnya, seperti : gandum dan pakaian. Anggaran dana yang disediakan tiap tahunnya sebesar 4 juta USD ditambah dengan menyiapkan tenaga khusus yang terdidik dan terlatih untuk menangani bencana alam sekitar 50 orang pekerja.

13. Bantuan Bahan Pokok buat Orang Fakir
? ? ??Masyarakat Sudan makanan pokoknya gandum yang dibuat roti. Karenanya Dewan Zakat setiap tahunnya mengumpulkan zakat pertanian khususnya gandum yang dikumpulkan dalam gudang dan dijaga dengan rapih dan bersih. Pasca setahun digudang dan gandum telah terkumpul dalam jumlah yang besar, maka gandum ini diberikan kepada anal-anak yatim, para janda fakir yang tak punya sanak saudara, dan orang tua jompo serta diberikan pada fakir-miskin lainnya, seperti mereka yang belajar di khalwah-khalwah. Bahan pokok ini diberikan terutama buat daerah-daerah yang jarang kena hujan atau daerah-daerah tandus yang tidak ada sama sekali pertanian. Dewan Zakat membagikannya setiap 3 bulan sekali secara kontinyu. Juga mensyaratkan tidak boleh dijual untuk keperluan lain.

14. Bantuan Pernikahan
? ? ??Setiap tahunnya Dewan Zakat membuat acara pernikahan massal yang diformat buat kaula muda maupun tua yang tidak mampu menanggung biaya pelaminan. Dana yang dianggarkan untuk hajat ini dikenal dengan sebutan ?Kado Pelaminan? (Syanthah al ?Ars). Bantuan ini berupa uang atau lainya untuk keperluan pelaminan. Hal ini terselenggara atas sponsor wakil presiden, yayasan pemerintah atau swasta dan para dermawan yang diberikan ke Dewan Zakat. Setiap tahunnya mencapai 240 juta Dinar Sudan atau sekitar satu juta dollar Amerika.

PENUTUP
? ? ??Akhirnya, ternyata penerapan Zakat di Sudan yang telah melewati beberapa generasi terlihat dengan jelas peran dan kiprahnya terhadap bangunan sosial yang diserukan Islam. Padahal hingga saat ini Sudan masih mengalami embargo ekonomi oleh Amerika. Namun, dengan zakat yang dikelola dengan rapih dan professional, Sudan mampu berdiri dengan tegak dan tegar menghadapi saat-saat sulit seperti itu. Bila melihat data yang ada, dari zakat pertanian Dewan Zakat berhasil menghimpun zakat sebesar 5971,8 juta Dinar Sudan/22,8 juta USD (2001), 6247,1 juta Dinar Sudan/24,1 juta USD (2002), 7982,5 juta Dinar Sudan/30,7 juta USD (2003) dan 10909 juta Dinar Sudan/43,5 USD (2004). Setiap tahunnya mengalami lonjakan yang berarti. Begitu juga dengan zakat peternakan, niaga, mihan hurrah/profesi, mustaghilat dan mustafaad. (lihat, tabel zakat yang diperoleh Dewan Zakat 2001-2004)

Tabel Zakat yang diperoleh Dewan Zakat 2001-2004

Zakat 2001 2002 2003 2004 Mata uang
Peternakan 1172,8 juta 1421,8 juta 1425,4 juta 1650,1 juta USD
atau 4,5 juta atau 5,4 juta Atau 5,5 juta Atau 6,6 juta DS
Niaga 3618,9 juta 5087,8 juta 6993,8 juta 8496,4 juta USD
atau 13,8 juta Atau 19,4 juta Atau 26,9 juta Atau 33,9 DS
Mustaghilat 493,8 juta 607,8 juta 748,9 juta 897,4 juta USD
Atau 1,9 juta Atau 2,3 juta Atau 2,9 juta Atau 3,6 juta DS
Mustafaad 2110,1 juta 2309,7 juta 1949,1 juta 2056,7 juta USD
Atau 8,1 juta Atau 8,8 juta Atau 7,5 juta Atau 8,2 juta DS
Mihan Hurrah/Profesi 93,1 juta 107,5 juta 108,5 juta 131,5 juta USD
Atau 0,4 juta Atau 0,4 juta Atau 0,4 juta Atau 0,5 juta DS

? ? ??Keberadaan Dewan Zakat yang independen menjadi penentu utama keberhasilan Sudan dalam menerapkan zakat. Unsur yang lengkap di Dewan Zakat, baik struktur, manajemen dan perangkat lainnya patut dijadikan sandaran dan pelajaran. Sebagai contoh, untuk menetapkan sebuah keputusan Dewan Zakat mempunyai perangkat khusus diantarannya ; mursyid akuntansi (muhaasib), mursyid distribusi (sharaaf), pedoman zakat, pedoman fiqih, kitab fatawa, mursyid ?amilun, pedoman tim survey dan pemeriksa zakat, pedoman zakat industri dan perseroan serta tim khusus buat zakat mustaghilat. Karena tanpa itu semua kedala-kendala di lapangan kerap terjadi bahkan hal-hal baru yang belum pernah ditemui sebelumnya cukup sulit untuk mengelola zakat sesuai dengan yang diharapkan.

? ? ??Dirjen Dewan Zakat, Prof. Abdul Qodir Ahmeed dalam bukunya ?Masiirah Diiwaan al Zakat?, mengungkapkan : ?Zakat berperan bukan di negeri Sudan saja, namun perannya untuk segenap manusia sejagat, karena zakat realita kesejahteraan umat?.

? ? ??Seorang duta PBB untuk misi kemanusiaan dan sosial sempat berdecak kagum terhadap peran Dewan Zakat di Sudan dalam menangani kesejahteraan sosial, ?Apakah sistem ini ada dalam kitab suci kalian??”, ?Selama menjabat dan keliling dunia belum pernah saya dapati sistem kesejahteraan sosial sehebat ini!!?. Sang professor (Dirjen Dewan Zakat) menjawab dengan enteng, ?Iya, ini semua ada dalam kitab suci kami ?sambil menyebutkan 8 ashnaf yang berhak menerima zakat?dan kitab-kitab lain (Sunnah, fiqih dll. Pent) sumber agama kami!?.

? ? ??Tak hanya itu Dewan Zakatpun mendapat acungan jempol dan salut dari Rumah Zakat negeri kilang minyak, Kwait saat Simposium Zakat Kontemporer ke-13. Kala itu juga Negara Maroko mengikuti jejak langkah Sudan dengan mendirikan Dewan Zakat yang diresmikan pada malam 27 bulan Ramadlan 1412 H. Dan kelak kedepan akan tumbuh subur dawawin (bentuk jamak dari ?diiwan?) yang independen diseluruh negeri Islam, termasuk negeri yang menyandang predikat manyoritas muslim terbesar dunia.

*) Alumni International University of Africa, Islamic Studies Department (2002-2006) dan kini mahasiswa pascasarjana High Institute of Zakat Sciences di Khartoum-Sudan.

Catatan kaki :

al Khalaawy bentuk jamak dari khalwah, yaitu pendidikan di mesjid-mesjid atau mushala yang menghususkan pada hafalan al Quran dan ilmu-ilmu al Quran, seperti ilmu tajwid, tafsir dll. Di Sudan populer dengan istilah khalwah.
Masiirah Diwan al Zakat Khilal 2001-2004, al Amanah al Amah lidiwan al Zakat, Prof. Abdul Qodir, Hal. 38
Kunjungan duta PBB ini adalah pengakuan Dirjen Dewan Zakat, Prof. Abdul Qodir Ahmeed ketika memberikan ceramah di gedung pertemuan Dewan Zakat pada hari Jum?at 21 Rajab 1426 H/26 Agustus 2005 yang sempat penulis catat.#

Tags :
Konfirmasi Donasi