“Saya berharap usaha gula kristal ini makin maju,” tutur Riswanti, salah satu perempuan yang bekerja mengolah gula kristal di BUMMas Maju Lestari.”

Bagi perempuan berusia 40 tahun ini usaha gula kristal yang diinisiasi Fasilitator Rumah Zakat memang menjadi satu-satunya pekerjaan yang diandalkan untuk menyambung hidup. Sejak ditinggal suami, Riswanti yang tidak memiliki keahlian khusus tersebut sangat kesulitan untuk membesarkan ke 7 anaknya. Ia mengerjakan pekerjaan apapun yang ia bisa hanya untuk mendapat uang untuk makan di hari itu.

Melalui pekerjaan di pabrik gula kristal Riswanti mendapatkan upah Rp600 rb hingga Rp800 rb rupiah setiap bulannya. Jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok ia bersama anaknya yang masih sekolah.

Menurut Riswanti, bekerja di pengolahan gula sangat menyenangkan, selain tidak terlalu berat waktu yang dibutuhkan juga tidak lama. “Saya jadi bisa bertemu teman dan ngobrol bareng. Pulang kerja juga masih bisa mengerjakan hal lain,” ungkapnya.

Sepulang bekerja di BUMMas Riswanti masih menyempatkan diri menjadi buruh harian lepas untuk membuat stik eskrim dari kayu. Meskipun upah yang dihasilkan sangat kecil, sebulannya biasanya ia menerima upah Rp50 rb.

“Ya dari pada saya cuma tidur saja di rumah, lebih baik sambil mengerjakan stik eskrim seperti ini. Lumayan buat jajan anak,” katanya. Riswanti bukan satu-satunya perempuan yang bekerja di BUMMas Maju Lestari untuk pengolahan gula krital. Menurut Sarwin, fasilitator Desa Berdaya Gumelem, ada 7 orang perempuan yang bekerja di pengolahan gula. Hal ini dilakukan untuk membantu perempuan-perempuan di desanya agak bisa mendapatkan penghasilan tambahan bagi keluarga

Mari tunaikan zakat untuk bersihkan harta.

Yuk tumbuhkan kebahagiaan #BahagiaBersama

Link Zakat :
https://www.rumahzakat.org/l/ringanberzakat/

Transfer Zakat :
BCA 094 301 6001
Bank Syariah Mandiri 701 551824 8

Konfirmasi transfer via WA Center di 0815 7300 1555

id_IDIndonesian