KAMPUS RELAWAN, AJANG BERBAGI ILMU YANG MENGASYIKKAN

MEDAN. (10/04) Relawan Nusantara Medan Mengadakan Kampus Relawan yaitu pelatihan Fotografi yang dilaksanakan di Klinik RBG RZ Jl. Setiabudi No. 46 Tanjung Sari Medan Selayang. Kampus Relawan dihadiri 18 orang dengan pemateri bang Rahmat Utomo dan Bayu.

Bang Rahmat Utomo menjelaskan tentang foto-foto yang bernilai tinggi dan penuh makna agar foto tersebut dapat menggambarkan emosional.
“Foto yang bagus adalah foto yang bisa menceritakan keadaan foto tersebut, pengambilan foto harus di tengah agar objek tampak jelas,” ungkapnya.

Bang Rahmat Utomo menambahkan bahwa untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure).

Bang Bayu menjelaskan macam-macam lensa dan etika dalam fotografi, “Keberadaan beberapa lensa bersama spesifikasi serta karakter di dalamnya digunakan untuk menyesuaikan kondisi dari obyek yang akan dipotret sehingga hasil bidikan akan tercipta dengan baik tanpa harus menyusahkan orang yang akan melakukannya. Ada beberapa lensa seperti Lensa normal, lensa sudut lebar, lensa tele, lensa sudut zoom, lensa macro dan lensa fish eye,” ujarnya.

“Di beberapa tempat sering tertera keterangan dilarang memotret. Biasanya tulisan tersebut ada pada area publik seperti SPBU, mall, museum, hotel dan lain-lain. Larangan memotret yang diberlakukan biasanya berkaitan dengan kenyamanan orang lain, kemanan atau bahkan hak cipta. Jika Anda adalah seorang fotografer yang baik, seharusnya mematuhi aturan tersebut.” tambahnya.***

Newsroom/Sugi
Medan

Tags :
Konfirmasi Donasi