BUDI MELIHAT PELUANG BISNIS SAAT MUSIM HUJAN TIBA

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

JEPANG KUDUS (12/12). Musim penghujan telah tiba, mengganti cuaca yang semula panas dan kering menjadi basah lembab dan dingin. Persiapan masyarakat dalam menyambut musim hujan ini pun beragam. Begitu pula Budiyono, salah satu anggota Binaan Ekonomi Rumah Zakat dalam program Desa Berdaya Jepang Kudus, yang semula berjualan es gulali sekarang beralih menjadi jualan sostel atau sosis gulung telur.

“Alhamdulillah pak, sekarang saya berjualan sostel, sudah hampir 1 bulanan semenjak musim hujan datang. Penghasilannya pun lumayan beda pak. Satu hari saya bisa menghabiskan 100 tusuk sosis pak.” Tutur bapak yang sehari-harinya disapa dengan sebutan kang Budi.

Dia menyampaikan kepada Bagus Pandu, perwakilan Relawan Rumah Zakat, bahwa sebagian modal yang diberikan oleh Rumah Zakat lalu digunakan untuk membeli bahan makanan dan alat sostel baru. Ia bersyukur bisa terbantu dalam membangun usahanya tersebut.

Sementara ini ia tetap akan berjualan berkeliling dari sekolah ke sekolah dengan pangsa pasar adalah anak-anak TK, SD, dan SMP di daerah Jepang Mejobo dulu. Namun ia juga punya pandangan untuk memperluas jaringan usahanya di daerah ramai seperti di Balai Jagong, tempat nongkrong muda mudi jaman sekarang. Ia juga berani bersaing dengan harga yang relatif murah antara Rp.3.000, – Rp.5.000,-.

Dalam bewirausaha memang dibutuhkan pemikiran-pemikiran yang luas dan kreatif, mampu melihat peluang uasaha yang akan meningkatkan jumlah pendapatan.

Newsroom

Dwi Pujiyanto/ Silvia Zakiah Itsnaini

Tags :
Donation Confirmation