EKSPEDISI SUPERQURBAN DI KAMPUNG GAMBUNG: CERITA DARI SEBUAH RUMAH DI SISI PERKEBUNAN TEH

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

KAB. BANDUNG. Pagi itu (17/2) seseorang berjalan perlahan menghampiri kami, di sebuah rumah panggung kecil yang bagian depannya digunakan untuk berkumpul. Ekspedisi Superqurban mengantarkan kami, Relawan Rumah Zakat, sampai di tempat itu. Ekspedisi Superqurban pula yang mengantar Komariyah (86) menghampiri untuk turut serta bersilaturahmi. Langkahnya perlahan, sedikit tidak seimbang. Namun dia masih mampu berjalan tanpa alat bantu.

Disambut warga yang sudah datang, Komariyah kemudian bergabung di dalam lingkaran. Senyumnya terlihat sungguh tulus, dan menyambut jabatan tangan setiap orang dengan wajah bahagia.

Maka cerita ini datang dari sebuah rumah di sisi perkebunan teh. Di Kampung Gambung, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Komariyah tinggal bersama anak dan cucu perempuannya yang berusia 18 tahun. Cucu yang disayanginya itu sudah 3 tahun menderita tumor tulang belakang. Akibatnya tidak bisa
berjalan dan pergi ke sekolah. Selain itu, ayahnya, atau menantu Komariyah, menjadi korban kebakaran beberapa waktu silam. Sehingga tidak ada sosok kepala keluarga di rumah kecil itu. Sehari-hari Komariyah mengurus cucunya, dan berdoa serta mengharapkan kesembuhan untuknya agar dapat kembali bersekolah. Ia sungguh sayang kepada keluarga kecilnya itu.

“Sudah tiga tahun, cucu emak sakit. Pengennya bisa sembuh. Kasihan, tidak bisa ke mana-mana.” Komariyah menuturkan kisahnya kepada kami, Relawan Rumah Zakat yang berada di lokasi, dengan mata yang berkaca-kaca.

Usianya tidak lagi muda, namun semangatnya untuk mengurus cucunya tidak pernah mengenal kata lelah.

Kami mengiringi langkahnya pulang ke rumah. “Yuk, sini, mampir ke
gubuk emak.” ajaknya mempersilakan masuk.

Maka sesampainya di sana, dikeluarkannya kaleng Superqurban dan ditunjukkannya kepada anak dan cucunya yang berada di ruang tengah sekaligus ruang tamu rumahnya itu.

Melalui Ekspedisi Superqurban, kami berharap kornet dan rendang Superqurban yang diberikan dapat menjadi salah satu kebahagian kecil yang dapat dirasakan oleh Komariyah dan keluarga.

“Haturnuhun kanggo sadayana donatur Rumah Zakat.” ucapnya melepas kami undur diri, diiringi dengan ucapan-ucapan doanya untuk kesehatan dan kelancaran rezeki kami.

Newsroom
Martika/ Lailatul Istikhomah

Tags :
Donation Confirmation