KISAH SI BUTA

Oleh: Yayan Sumantri

 

Seorang anak laki-laki yang buta duduk di pelataran sebuah gedung. Dia membawa sebuah topi yang diletakkan di depan kakinya dan mengacungkan sebuah papan yang bertuliskan: ”Saya buta, tolonglah bantu”. Di dalam topi tersebut hanya ada beberapa koin hasil pemberian orang-orang.

Seorang pria lewat di depan anak itu, lalu ia mengambil beberapa koin dari sakunya dan memasukkannya ke dalam topi. Dia kemudian mengambil papan yang dipegang sang anak, membaliknya, dan menulis beberapa patah kata pada papan itu lalu mengembalikannya pada sang anak sehingga setiap orang yang lewat akan melihat kata-kata yang baru pada papan itu.

Dengan segera isi topi pun mulai terisi, dan ada lebih banyak orang yang memberikan uang pada anak yang buta itu. Pada sore hari, sang pria yang telah mengubah isi tulisan pada papan datang untuk melihat sang anak yang buta.

Anak yang buta tersebut mengenal langkah kaki sang pria itu dan bertanya, “Pak, apakah anda orang yang mengubah tulisan pada papan saya pagi ini? Kata-kata apa yang anda tulis?”

Pria itu berkata, “Aku hanya menulis kebenaran. Aku mengatakan apa yang kamu katakan tetapi dengan cara yang berbeda”.

Apa yang kutulis adalah: “Hari ini pasti adalah hari yang sangat indah tapi sayang aku tidak bisa melihatnya.”

Apakah anda berpikir kata-kata yang pertama dan kata-kata yang kedua menyatakan hal yang sama?

Tentu saja kedua kata-kata tersebut memberitahu bahwa anak itu buta. Namun kata-kata yang pertama hanya memberitahu bahwa anak itu buta sedangkan kata-kata yang kedua memberitahu orang-orang bahwa mereka begitu beruntung karena mereka tidak buta sehingga bisa menikmati hari yang indah itu.

Bersyukurlah untuk apa yang anda miliki. Jadilah kreatif. Jadilah inovatif. Berpikirlah secara berbeda dan positif.

Hal yang paling indah adalah melihat seseorang tersenyum , dan yang lebih indah adalah, mengetahui bahwa anda lah alasan di balik senyum itu.

Have a positive day!

Tags :
Donation Confirmation