RINGAN TAPI MEMBERATKAN

Oleh: Budi Riana

Teman saya kuat sekali puasanya, setiap Senin Kamis beliau shaum sunnah, bahkan puasa ayyamul bidh atau puasa tiga hari dipertengahan bulan hijriah tidak pernah ketinggalan. Bahkan ada rencana tahun ini akan melaksanakan shaum Daud. Subhanallah.

Teman saya yang lain kuat sekali hafalan Al-Qur’annya, dia sudah hafal beberapa juz. Setiap ba’da subuh beliau menghafal setengah halaman Al-Quran. Sambil mengendarai motor dari rumah menuju kantor beliau muroja’ah. Subhanallah.

Teman yang lain lagi seorang ahli sedekah. Tidak ada satupun dari tetangga atau temannya kecuali mengenal dia sebagai ahli sedekah. Setiap pertemuan pasti dia menraktir kami, apalagi jika dia sedang kebanjiran order, makin banyaklah sedekahnya. Sehingga tidak heran kalau rejekinya juga terus-terusan mengalir, dia orang pertama yang bisa membeli rumah secara tunai. Subahanallah.

Sobat, itulah amalan unggulan. Setiap kita hendaklah memiliki amalan unggulan yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan. Bagi orang yang memiliki kecenderungan terhadap suatu amal, ia akan merasa ringan melakukannya bahkan menikmatinya. Tetapi ternyata itulah salah satu hal yang dapat memberatkan timbangan pahala kita. Sehingga mudah-mudahan dengan amalan unggulan itu, Allah ridha kepada kita, dan ridha Allahlah yang akan menyampaikan kita ke surga-Nya. Aamiin..

Dari Aisyah r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda, “…Dan amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang langgeng (terus menerus) meskipun sedikit.” (HR. Bukhari)

Bukankah kita tahu bahwa di surga itu banyak sekali pintunya? Kita bisa saja masuk dari salah satu pintunya atau bahkan seperti Abu Bakar Ash-Shidiq yang diharapkan oleh Rasululllah saw untuk masuk dari semua pintu yang dia mau.

Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiapa yang berinfak dengan sepasang hartanya di jalan Allah maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu surga, ‘Hai hamba Allah, inilah kebaikan.’ Maka orang yang termasuk golongan ahli shalat maka ia akan dipanggil dari pintu shalat. Orang yang termasuk golongan ahli jihad akan dipanggil dari pintu jihad. Orang yang termasuk golongan ahli puasa akan dipanggil dari pintu Ar-Royyan. Dan orang yang termasuk golongan ahli sedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.”

Ketika mendengar hadits ini Abu Bakar pun bertanya, “Ayah dan ibuku sebagai penebus anda wahai Rasulullah, kesulitan apa lagi yang perlu dikhawatirkan oleh orang yang dipanggil dari pintu-pintu itu. Mungkinkah ada orang yang dipanggil dari semua pintu tersebut?”.

Maka beliau pun menjawab, “Iya ada. Dan aku berharap kamu termasuk golongan mereka.” (HR. Bukhari [1897 dan 3666] dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu’anhu)

Semua orang mempunyai potensi amal yang luar biasa, meskipun tidak akan sama kekuatannya. Ada yang kuat shaumnya, ada yang kuat tilawahnya atau hafalannya, ada yang kuat sedekahnya, ada yang kuat sholat malamnya, ada juga yang rajin sholat dhuha. Bahkan ada shahabat yang dijamin masuk surga hanya karena setiap malam beliau memaafkan kesalahan saudaranya dan membebaskan hatinya dari iri dengki terhadap saudaranya yang lain. Subhanallah.

Maka, Sobat, apakah amalan unggulanmu?

Tags :
Donation Confirmation