AKHIRI KRISIS AIR BERSIH, SUMBER AIR BERSIH BAGI WARGA DUSUN PABENGKON

SUMENEP, Rabu (09/10) – Dusun Pabengkon, Desa Romben Guna, Kab. Sumenep, Madura, memiliki tanah yang bersifat tadah hujan. Di musim kemarau lahan dibiarkan tidur dan tidak diolah karena keterbatasan air. Warga sangat kesulitan mendapat air bersih untuk keperluan sehari-hari. Hanya ada satu sumur dengan debit air kecil di rumah warga yang digunakan oleh sekitar 160 warga, termasuk untuk keperluan masjid.

Air dari sumur tersebut jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga. Apalagi ketika musim kemarau tiba, air sumur cenderung menyusut. Rata-rata warga membeli air dari desa tetangga yang dialirkan melalui pipa kecil yang juga sangat terbatas.

Hari Rabu, 09 Oktober 2019 proses pengeboran sumur bor program wakaf sumber air dari Rumah Zakat mulai dilaksanakan. Titik pengeboran terletak di lahan Masjid Nur Muhammad di ujung utara desa. Alhamdulillah pengeboran air di hari pertama berjalan lancar dan sudah mencapai kedalaman 25 meter. Kendala utama pekerjaan adalah terbatasnya jumlah air untuk membantu proses pengeboran yang acapkali menunggu hingga air kembali terisi.

Perlengkapan lain untuk proses pengeboran telah siap. Mesin marsebel, jaringan pipa, tandon, kabel, besi cor dll. Warga sekitar juga antusias membantu proses pengeboran. Menyiapkan air, menyediakan makan hingga membantu pekerja turunkan mesin bor. Warga merasa sangat terbantu dan bahagia dengan adanya bantuan sumur bor dan infrastruktur dari Rumah Zakat. Terlebih selama ini permasalahan kesulitan air kurang mendapat perhatian dari berbagai pihak. Sementara warga kesulitan untuk mengebor secara mandiri.

“Sumber air dalam, berbatu dan biayanya mahal. Terima kasih, disini air sangat sulit. Untuk masjid saja sebagiannya mesti beli ke desa tetangga. Terima kasih, sumur bor ini semoga jadi solusi bagi keaulitan air di tempat kami”, ujar Pak Jibno, imam Masjid Nur Muhammad.

Newsroom

Suri Rahma / Hanaa Afifah

Tags :
Konfirmasi Donasi