AMALAN UTAMA HARI TASYRIK

amalan-di-hari-tasyrik-yang-perlu-dilakukanSudah tahukah bahwa hari tasyrik adalah termasuk hari-hari yang paling mulia di sisi Allah? Lalu, sudah tahukah apa saja amalan yang baik dilakukan di hari tasyrik?

“Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Tabaraka wa Ta’ala adalah hari Idul Adha dan yaumul qarr (hari tasyrik).” (HR. Abu Daud)

Tiga hari setelah hari raya Idul Adha dikenal dengan sebutan Hari Tasyrik, tepatnya pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Tasyrik atau dalam bahasa Arab disebut tasyriq/ syuruq bermakna terbitnya matahari. Disebut demikian karena pada hari tasyriq tersebut kaum mukminin pada zaman dahulu menjemur (yusyriqun) daging qurban mereka yang disembelih setelah matahari terbit (syuruq).

Rupanya di hari tasyriq ini banyak sekali keutamaan jika kita memperbanyak amalan yang Allah perintahkan. Nah, di antara amalan tersebut adalah sebagaimana yang disebutkan dalam ayat Quran dan hadits berikut:

1. Memperbanyak dzikir

Baik kaum muslimin yang sedang menunaikan haji maupun yang tidak berhaji, perbanyaklah berdzikir pada Allah. Bahkan lebih bagus lagi kalau bisa berdzikir di setiap kali suapan makanan yang masuk ke mulut kita, atau setiap langkah kaki kita.

“Dan berzikirlah kepada Allah dalam beberapa hari yang ditentukan (hari-hari tasyrik). Maka, siapa yang ingin cepat (berangkat dari Mina ) sesudah dua hari, maka tiada dosa atasnya. Dan, barang siapa yang ingin menangguhkan, maka tiada dosa pula atasnya bagi orang yang bertakwa.” (QS. al-Baqarah [2] : 203)

2. Haram berpuasa sekalipun telah terbiasa berpuasa sunah Senin-Kamis

Karena diharamkan berpuasa, maka gantilah ibadah puasa dengan ibadah mensyukuri makanan dan minuman yang Allah anugerahkan untuk kita. Nikmati setiap gigitan, setiap tegukan, dengan bersyukur atas kenikmatan yang masih Allah perkenankan untuk kita.

“Sesungguhnya Allah ridha terhadap hamba yang makan sesuap makanan kemudian memuji Allah, atau minum seteguk air dan memuji Allah karenanya.” (HR. Muslim 2734)

Jadi, bagi yang ingin berpuasa Senin-Kamis, jika jatuh di hari tasyrik harus ditinggalkan dulu puasa tersebut.

“Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah.” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i).

Imam Nawawi berkata, “Ini adalah dalil tidak boleh sama sekali berpuasa pada hari tasyriq.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 18)

Kecuali bagi yang menunaikan haji, “Tidak diberi keringanan di hari tasyriq untuk berpuasa kecuali jika tidak didapati hewan hadyu.” (HR. Bukhari no. 1998)

3. Menyembelih qurban

Belum sempat menyembelih qurban di hari raya? Sampai dengan berakhirnya hari tasyrik masih bisa loh menyembelih hewan qurban.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Di setiap hari tasyrik, boleh menyembelih.” (HR. Ahmad, ibn Hibban, Ad-Daruquthni, dan yang lainnya).

4. Memperbanyak doa

Di hari tasyrik sangat bagus memperbanyak doa, terutama sekali doa sapu jagad dunia akhirat yang telah kita kenal sejak kecil. Ajari anak-anak kita untuk memperbanyak membaca doa ini juga di hari tasyrik.

Anas bin Malik mengatakan:

“Doa yang paling banyak dilantunkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah RABBANAA AATINAA FID-DUN-YAA HASANAH WA FIIL AAKHIROTI HASANAH WAQINA ‘ADZAABANNARR.” (HR. Bukhari 6389 dan Muslim 2690).

Dapat juga memanjatkan doa lainnya mungkin berupa permohonan hajat dan lain sebagainya lakukanlah selama hari tasyrik in syaa Allah akan Allah perkenankan.

Sumber: ummi-online.com

Tags :
Konfirmasi Donasi