KUNINGAN. Rumah Zakat dengan programnya “Berbagi Air Kehidupan” kembali menyalurkan air di dua titik kekeringan di wilayah Singkup, Kuningan Jawa Barat pada (09/09) dan (11/09).

Sudah menjadi hal yang pasti setiap musim kemarau, Singkup selalu saja dilanda kekeringan dan kekurangan air bersih, hal ini disebabkan oleh areanya yang berada di dataran tinggi.

“Mungkin karena daerahnya berada di dataran tinggi dan ada dua sungai jadi kalo kemarau air turun ke sungai” ungkap salah satu warga.

Fasilitator Desa Berdaya untuk Singkup, Durlia Irwan menuturkan bahwa di kedua titik tersebut sudah ada sumur artesis namun belum bisa menjangkau semua masyarakat disamping itu kualitas airnya kurang jernih, akhirnya setiap musim kemarau masyarakat sangat memerlukan air bersih sehingga bantuan air dari Rumah zakat sangat ditunggu.

“Hampir setiap tahun Rumah Zakat selalu andil untuk bisa meringankan masalah air bersih di Singkup ini. kali ini sebanyak 30.000 liter air bersih yang langsung distribusikan di dua titik konsentrasi yaitu di RW.06 Cintamanah dan RW. 07 Gobang” Ujar Irawan.

Walapun air bersih yang didistribusikan belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan air untuk warga Singkup tapi keberadaanya sangat membantu.

“Terima kasih Rumah Zakat yang selalu ada saat kami membutuhkan” ucap tokoh masyarakat Desa Singkup.

Newsroom/ Lailatul Istikhomah
Kuningan