[:ID]BERTANAM DENGAN BAHAN DAUR ULANG[:en]PLANTING WITH RECYCLED MATERIALS [:]

[:ID]SEMARANG. Selasa (25/07), bermacam cara di lakukan dalam upaya melestarikan lingkungan, mulai dari penanaman pohon untuk reboisasi sampai pemberian bibit buah, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta.

Kesadaran untuk melestarikan alam perlu ditanamkan sejak usia dini, seperti anak-anak Kelurahan Wonolopo, Kota Semarang. Selepas pulang sekolah, dengan riang gembira mereka membawa botol bekas minuman kemasan untuk didaur ulang menjadi tempat menanam sayuran, ada bayem ceyshin juga kangkung. Botol tersebut dilubangi tengahnya, ada yang kotak panjang maupun bulat bulat sebagai tempat tumbuhnya tanaman. Juga sisi bawah di lubang untuk pembuangan sisa air, kemudian diberi warna dan ditulis namanya masing-masing.

Kegiatan yang digagas oleh Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat tersebut berlanjut esok harinya dengan pemberian media tanam dan penyemaian bibit. Untuk media sekam dan pupuk kandang perbandingannya adalah 1:1.

Disini mereka diajarkan bagaimana memanfaatkan limbah, bersabar melihat proses tumbuhnya tanaman dan bertanggungjawab terhadap tanamanya sendiri. Mulai dari memasukkan bibit sampai menyiram. Sebagai penghargaan ketika sudah besar tanaman tersebut boleh dibawa pulang ke rumah masing.

Newsroom/kuna
Semarang[:en]SEMARANG. Tuesday (25/07), a variety of ways to do in an effort to preserve the environment, ranging from tree planting to reforestation to the provision of fruit seeds, both conducted by the government and private.

Awareness to preserve nature needs to be instilled from an early age, such as the children of Wonolopo Urban Village, Semarang City. After school, they happily brought the beverage bottles to be recycled for vegetable cultivation. The bottles are perforated middle, there is a long box or rounded round as a place of growing plants. Also the bottom side in the hole for the disposal of the remaining water, then colored and written their names respectively.

Activities initiated by the Village Facilitator Berdaya Rumah Zakat continued the next day with the provision of planting media and seeding seeds. For husk and manure, the ratio is 1: 1.

Here they are taught how to use waste, patience to see the process of growing plants and responsible for growing it by their self. Starting from entering the seeds to watering. As the reward when it is big the plants can be brought back to their homes.

Newsroom / kuna
Semarang[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia