BINTANG JATUH SEBAGAI TANDA KETIDAKBERHASILAN SETAN

BINTANG JATUH SEBAGAI PENGUSIR SETAN

Setiap dini hari, tidak jarang kita menemukan bintang jatuh. Ini adalah fenomena alam yang sebagian orang sangat menunggu-nunggunya. Pada pukul tiga dini hari, sangat mungkin kita menemukan sepuluh sampai dua puluh kali bintang jatuh. Banyak orang yang berkeyakinan bahwa apabila ada bintang jatuh dan saat itu mengucapkan tiga permintaan, maka tiga permintaan itu akan terkabul.Kepercayaan ini datang dari mitos Yunani.

Dalam sebuah kisah Al-Quran disebutkan, \”Sesungguhnya kami Telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala (Al-Mulk-5)\”.

Ketika nabi Muhammad Saw belum diutus, para dukun rajin sekali bersekutu dengan setan untuk mencari tahu apa yang akan terjadi. Setan dari kalangan jin naik ke langit melihat apa-apa yang telah tercatat di lauhl mahfudz. Pada saat itu setan dapat mengetahi apa-apa yang akan terjadi.

Namun, sejak Rosulullah Saw diutus menjadi oleh Allah Swt menjadi nabi dan rasul, hingga saat ini setan tidak dapat lagi melihat apa-apa yang ada di lauhl mahfudz. Kegagalan mereka terlihat dari bintang jatuh yang sering ada tiap dini hari. Bintang jatuh adalah tanda bahwa setan sedang dilempari oleh malaikat ketika berusaha mencari tahu tentang masa depan.

Oleh sebab itu, sekarang sudah tidak relevan lagi jika manusia modern masih mempercayai ramalan bintang. Akses ke lauhl mahfudz sudah tertutup. Apalagi meminta di kala bintang jatuh, itu kebodohan yang amat sangat. Bintang jatuh adalah tanda kegagalan setan ketika beraksi. Mitos berdoa ketika bintang jatuh adalah salah satu cara untuk menjauhkan muslim dari keimanan atas kemahaberkehendakan Allah Swt. Mitos-mitos ini menjauhkan muslim dari kebenaran Al-Quran.

Tags :
Konfirmasi Donasi