BISNIS SUKSES KACANG SANGRAI ALA MEMBER BINAAN RZ

Kacang sangraiCILEGON. Kurtubi adalah seorang guru ngaji di Sondol Taman Baru, RT 05/02 Citangkil. Dengan profesi sebagai guru ngaji, beban kehidupannya tidak bisa ditanggung secara penuh. Dengan modal seadanya, dia memulai usaha dengan berjualan kacang sangrai. Bersama Muleti, sang istri, dia memulai usaha dengan peralatan seadanya. Anak-anaknya pun mendukung bisnis sederhana ini. Perlahan beberapa kebutuhan keluarga pun tercukupi.

Saat awal dijalankan, bisnis kacang sangrai ini masih menghasilkan pendapatan Rp1.000.000 per bulan. Hanya dengan bahan baku kacang tanah, lelaki yang memiliki empat orang tanggungan ini dapat mengembangkan bisnisnya. Dengan berkeliling, dia memasarkan kacang sangrai di sekitar Cilegon. Sampai saat ini pelanggannya sudah bertambah dari luar Cilegon. Keuntungannya per bulan kini mencapai Rp4.500.000.

Lelaki kelahiran Serang, 10 Juni 1965 ini mendapat bantuan dari RZ berupa modal dan sarana usaha yaitu etalase kaca, sealer, labeling, dan kemasan. “Selain sarana usaha, saya juga mendapatkan pendampingan dari Pak Humaedi, Micro Bussines Oicer (MBO) RZ,” ujar Kurtubi.

Bisnis yang berjalan selama 10 tahun ini ternyata benar-benar membuahkan hasil. Omzetnya saat ini sudah mencapai Rp20.500.000 per bulan. Dari usaha ini, Kurtubi dapat menyekolahkan putrinya ke jenjang universitas. Kebutuhan ekonomi keluarga terpenuhi. Usahanya berkembang pesat. Banyaknya pemesanan dari warung-warung membuat dia tidak perlu terlalu sering berkeliling dalam memasarkan kacang sangrainya.

“Target saya selanjutnya adalah memiliki banyak karyawan agar bisa membantu perekonomian mereka. Kalau sudah banyak karyawan, berarti bisnis saya sudah membesar dan semoga keuntungannya bisa ditabung
untuk membangun yayasan Islam yang lebih besar,” tutur Kurtubi. Salah satu cita-cita besarnya adalah melaksanakan ibadah haji bersama sang istri.***

Newsroom/Humaedi
Cilegon

Tags :
Konfirmasi Donasi