DI DESA CIPONDOK NABUNGNYA SAMPAH AMBILNYA UANG

KUNINGAN. Sebagian masyarakat beranggapan bahwa sampah adalah barang sisa yang tak layak pakai dan mesti di buang, namun sebenarnya sampah itu bisa dipilah. Memilah sampah menjadi sampah organik, anorganik dan sampah beracun berbahaya.

Kini di Desa Cipondok sampah yang sudah dipilah ini bisa mengghasilkan uang dengan menabungkannya di Bank Sampah Mandiri Desa Berdaya Cipondok. Bank Sampah ini merupakan binaan Rumah Zakat yang diinisiasi oleh Mayasyaroh, Fasilitator Desa Berdaya yang memberdayakan warga binaan di Dusun I, tepatnya di Kampung Sidaharja.

Sistem yang dijalankan di Bank Sampah ini yaitu menabung sampah, ambil uangnya. Sampah layak jual dari masyarakat dibawa ke Bank Sampah untuk di timbang, selanjutnya dicatat oleh petugas seharga sampah yang dibawa, sistem pengambilannya diambil setahun sekali yakni pada awal bulan Ramadhan, atau pada saat butuh untuk kepetingan mendesak. Bisa juga di tukarkan dengan sembako seharga sampah yang di timbang.

“Sistem pengambilan tabungan sampah ini, per tiga bulan sekali, namun sebagian besar nasabah mengambilnya setahun sekali yakni pada awal bulan Ramadhan, untuk tambahan membeli kebutuhan selama Ramadhan.” Ungkap Mayasyaroh, Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat di Desa Cipondok.

Dengan adanya bank sampah ini, lingkungan di wilayah desa menjadi lebih terjaga selain itu warga juga bisa meraup untung dari barang yang biasanya dianggap sampah dan tidak berguna.

“Alhamdulillah, penjualan sampah bulan sekarang capai Rp.750.000 ini merupakan capaian terbesar, biasanya antara 250.000-600.000 an, bulan ini banyak member baru bank sampah. Harapan saya selaku pengelola bank sampah dan sebagai warga berharap, semoga Kampung Sidaharja jadi kampung bebas sampah,” tutur Kurnia (47 th) pengelola harian Bank Sampah.

Newsroom/Kuna
Kuningan

Tags :
Konfirmasi Donasi