DJUMARSIH, SEMAKIN SEMANGAT MEMBUAT DAN MENJUAL “KERIPIK SABO”

DJUMARSIH, SEMAKIN SEMANGAT MEMBUAT DAN MENJUAL KERIPIK SABOBEKASI. Awal tahun 2012 lalu merupakan eksekusi pertama Ibu Djumiarsih memproduksi KERIPIK SABO. Perempuan dengan skill yang mumpuni ini memulai usaha dengan kepercayadirian yang tinggi. Sabo yang pedas dan masin diterima konsumen dengan baik. Hampir setiap hari, produk Keripik Sabo laku di berbagai warung kelontong.

Berbahan utama singkong, memudahan Ibu Djumiarsih memproduksi Keripik Singkong Sabo. Lidah masyarakat Indonesia yang cenderung menyukai yang pedas, ini pula yang menyebabkan lakunya produk Bu Djum laris di pasaran. Bahkan selain keripik, Bu Djum juga memiliki usaha snack box yang dalam seminggu bisa mendapatkan 3-5 kali pesanan.

Dari hasil keuntungan keripik sabo ini, Bu Djum bisa menabung. Karena untuk kebutuhan sehari-hari, Bu Djum bisa mengalokasikannya dari hasil pesanan snack box. Dengan produksi 2-3 kali seminggu, Ibu Djumiarsih mampu menabung Rp.350.000,- sd Rp.600.000,- per minggunya. Dan memiliki kalkulasi keuntungan sebesar Rp.2.800.000,- hingga Rp.4.000.000,- per bulan. ***

Newsroom/Mulyadi Ahmad
Bekasi

Tags :
Konfirmasi Donasi