[:ID]EKSPEDISI SUPERQURBAN PERINGATI HARI KUSTA SEDUNIA[:en]SUPERQURBAN EXPEDITION CELEBRATE OF WORLD DAY LEPROSY[:]

[:ID]SUMATERA. Rumah Zakat wilayah Sumatera mengadakan ekspedisi Superqurban (olahan makanan memanfaatkan daging Qurban) di Kampung Kusta/Kundur RT 13, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupatan Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Relawan yang berangkat berjumlah 20 orang, berkumpul di kantor Rumah Zakat jalan Basuki Rachmat No 10 Kota Palembang. Rabu (30/01/2018).

Branch Manager Rumah Zakat, Hadi Yudasta menyampaikan pesan kepada tim relawan yang berangkat. “Kehadiran di Kampung Kusta dalam rangka membantu dan bentuk kepedulian kita kepada pasien dan orang yang telah sembuh dari penyakit kusta. Secara sosial mereka terasingkan, kita hadir untuk memberikan semangat dan kebahagiaan mereka. Berikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa para penderita kusta harus diperlakukan sama dengan masyarakat pada umumnya,” tutur Hadi.

Tim yang dipimpin oleh Sugandi menempuh perjalanan selama 3 jam menggunakan mobil. Kehadiran tim sudah dinantikan oleh warga Kampung Kundur. “Terimah kasih kepada tim Rumah Zakat, telah hadir dan melakukan kegiatan sosial membantu masyarakat kami, kelurahan Mariana terdiri dari 31 RT dan RT 13-14 ini merupakan penderita kusta sembuh. Terdiri dari 90 kepala keluarga meliputi 70 pederita kusta yang telah sembuh dan sisanya karyawan rumah sakit Dr. Rivai Abdullah atau rumah sakit Kusta. Semoga, selanjutnya Rumah Zakat bisa datang dan membantu masyarakat Kelurahan Mariana yang lainnya,” ungkap Almuzani Lurah Mariana.

Masyarakat sangat senang dengan kehadiran tim Rumah zakat dalam Ekspedisi Superqurban. Selain mebagikan sembako, kornet dan bingkisan untuk pasien tim juga mengelar perlombaan memasak nasi goreng dengan menu Kreasi Kornet Superqurban. Perlombaan di ikuti oleh 6 kelompok untuk mendapatkan tiga hadiah yang sudah disediakan oleh Tim Rumah Zakat. Ekspedisi ini sebagai program untuk memperingati hari Kusta Sedunia yang pada bulan Januari.

Ibu Masni salah satu peserta lomba sangat senang. “Terimah Kasih Rumah Zakat. Kornetnya enak dan baru kali ini kami makan kornet dari daging Qurban, nanti datang lagi ya,” ujarnya.

Sementara itu Pak Basri salah satu warga juga berterimah kasih atas sembako yang diberikan “Sembako ini bisa kami gunakan untuk keperuan 4 hari kedepan,” katanya dengan penuh kegembiraan

Kampung Kundur merupakan perkampungan yang dihuni oleh mayoritas pasien kusta yang sudah sembuh mereka tinggal puluhan tahun dan sudah ada yang menikah antar sesama pasien. Mereka hidup seperti masyarakat pada umumnya, memiliki keturunan yang normal, sumber pengasilan dari bertani dan nelayan.

Pada umumnya, masyarakat takut dan enggan berinteraksi dengan mereka. Walapun mereka sudah sembuh dari penyakit tersebut, sehingga mereka terisolir. Rumah Zakat hadir di tengah-tengah masyarakat tersebut menyalurkan sebanyak 78 paket sembako dan 400 kaleng kornet dan rendang Superqurban.

 

Newsroom/ Yadi
Sumatera[:en]SUMATERA. Rumah Zakat in Sumatera held a Superqurban expedition (processed food using Qurban meat) in Kusta / Kundur village RT 13, Mariana, Banyuasin 1 Subdistrict, Banyuasin District, South Sumatera Province. Volunteers departed amounted to 20 people, gathered at the office of Rumah Zakat road Basuki Rachmat No 10 City Palembang. Wednesday (30/01/2018).

Branch Manager Rumah Zakat, Hadi Yudasta convey a message to the team of volunteers depart. “Presence in Leprosy village in order to help and shape our concern to patients and people who have recovered from leprosy. Socially they are alienated, we are here to give their spirit and happiness. Provide knowledge to the public that leprosy patients should be treated equally with the community in general, “said Hadi.

The team led by Sugandi traveled for 3 hours by car. The presence of the team has been anticipated by the residents of Kundur village. “Thank you to the team Rumah Zakat, has come and do social activities to help our community, the village of Mariana consists of 31 RT and RT 13-14 is a leper cured. Consists of 90 heads of households covering 70 lepers who have recovered and the remaining hospital employees. Rivai Abdullah or Leprosy hospital. Hopefully, next Rumah Zakat can come and help other people of Mariana Village, “said Almuzani Lurah Mariana.

The people are very happy with the attendance of the Rumah Zakat team in the Superqurban Expedition. In addition to distributing groceries, corned beef and parcels for team patients are also running a race cooking fried rice with corned beef Superqurban Creation menu. The race is followed by 6 groups to get three gifts already provided by Rumah Zakat Team. This expedition is a program to commemorate World Leprosy Day in January.

Mrs. Masni one of the participants was very happy. “Thank you Rumah Zakat. Cornet is good and this time we eat corned beef from Qurban meat, then come again yes, “he said.

Meanwhile, Mr. Basri, one of the residents, was also grateful for the staple given “This staple can be used for the next four days,” he said excitedly

Kampung Kundur is a village inhabited by the majority of leprosy patients who have recovered their lives tens of years and there are married among fellow patients. They live like people in general, have a normal offspring, a source of income from farming and fishing.

In general, people are afraid and reluctant to interact with them. Although they have recovered from the disease, so they are isolated. Rumah Zakat present in the midst of the community channeled 78 packages of basic needs and 400 cans of corned beef and rendang Superqurban.

 

Newsroom / Yadi
Sumatera[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia