FATIR, RAYAN DAN RADIT KINI HANYA BISA MAIN DI DEPAN RUMAH

PALU. Ada yang berbeda di akhir pekan kali ini, biasanya sejumlah anak-anak kecamatan Ulujadi bermain di pesisir pantai timur, namun saat ini sejumlah anak-anak tidak bisa bermain di pinggir pantai, pasca gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah karena selain takut gempa terjadi lagi kondisi pesisir pantai pun tidak bisa digunakan untuk bermain karena puing – puing reruntuhan bagunan masih berserakan.

Anak – anak hanya bisa bermain di depan rumah yang telah hancur di terjang tsunami. Meski hanya bermain dengan seutas tali yang dialasi oleh bantal, keceriaan mereka tak hilang.

Seperti Fatir, Rayan dan Radit, ketiga anak ini terlihat bahagia saat bermain ayunan di halaman rumahnya yang telah hancur.

“Biasanya kami bermain di pesisir pantai, namun kali ini lapangan bermain mereka telah hancur di terjang gempa dan tsunami, jadi kami gak bisa main dipantai” ujar Fatir, salah satu anak.

Newsroom
Candra Kurnia / Lailatul Istikhomah

Tags :
Konfirmasi Donasi