GINTING: WALAU KAMI BEDA, RUMAH ZAKAT TETAP PEDULI

MEDAN. Sebagai bentuk kepedulian Rumah Zakat terhadap para pengungsi korban bencana alam letusan gunung Sinabung yang terjadi di Sumatera Utara beberapa hari yang lalu, Rumah Zakat Cabang Medan menggelar Aksi Siaga Bencana, Senin (30/8).  Dengan menurunkan timnya yang terdiri dari 12 orang relawan, 2 orang dokter, 3 perawat serta1 bidan, mereka beraksi di salah satu posko pengungsian yang berlokasi di Pasar Buah Tiga Binanga, Kec.Tiga Binanga, Kab. Tanah Karo. Posko pengungsian ini adalah posko yang terjauh dari lokasi-lokasi pengungsian lainnya dengan jumlah pengungsi hampir 2000 orang.

Jarak tempuh dari kota Medan sendiri hampir 156 KM dengan durasi waktu perjalanan 6 jam lamanya, kondisi jalannya pun sangat memprihatinkan. Tim yang menggunakan  2 unit ambulance dan 1 Mobil Sehat PGN ini terlihat bersemangat demi membahagiakan dan menolong para korban bencana alam tersebut. Tak hanya pemeriksaan kesehatan, Rumah Zakat pun menyalurkan 1500 kaleng kornet Superqurban, 1250 buah masker serta bantuan pangan lainnya.

“Berterimakasih kepada Rumah Zakat dari Medan yang peduli pada sesama, walau sebenarnya kami berbeda agama, tapi inilah namanya saling peduli dengan saya dan para korban lainnya sehingga bisa berobat gratis di sini,” ungkap Ginting. Bersama Mobil Sehat PGN, Rumah Zakat pun berhasil melayani sekitar 115 pasien lainnya. “Rata-rata pasien mengalami gangguan pernafasan yang diakibatkan oleh terhirupnya debu-debu vulkanik pasca letusan,” ujar salah satu dokter . Aksi Siaga Bencana ini berakhir pada pukul 23.00 WIB.***

Newsroom/Ilham Habibi
Medan

Tags :
Konfirmasi Donasi