[:ID]HEWAN YANG LAYAK DIQURBANKAN[:en]GOOD ANIMAL FOR QURBANI[:]

[:ID]Menjelang bulan Dzulhijjah banyak di antara kita yang mencari hewan Qurban. Ternyata ada beberapa syarat seekor hewan layak atau tidak untuk diqurbankan.

Diantara syarat-syarat untuk menyembelih hewan qurban, hewan itu perlu memenuhi kriteria berikut ini:

1. Termasuk Al-An’am, yang dimaksud dengan al-an’am adalah hewan ternak seperti unta, sapi dan kambing. Sedangkan unggas seperti ayam, itik, bebek, angsa, kelinci dan sejenisnya, tidak termasuk al-an’am.

Dalilnya adalah firman Allah SWT : Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka. (QS. Al-Hajj : 34)

2. Tsaniyah, hewan yang sudah mengalami copot salah satu giginya (tsaniyyah). Yang dimaksud dengan gigi adalah salah satu gigi dari keempat gigi depannya, yaitu dua di bawah dan dua di atas. Boleh jantan atau betina meski diutamakan yang jantan karena bisa menjaga populasi.

3. Tidak Ada Cacat

a. Tidak Buta, hewan itu tidak boleh yang buta tidak melihat, atau ada cacat parah di matanya, atau picak (aura’).

b. Tidak Sakit, hewan yang dalam keadaan sakit parah tidak boleh dijadikan hewan sembelihan udhiyah.

c. Tidak Terpotong, baik yang terpotong itu salah satu kakinya atau lebih dari satu kaki. Demikian juga hewan itu bukan hewan yang terpotong putting susunya atau sudah kering. Juga tidak boleh hewan yang terpotong pantat, ekor, telinga, hidung dan lainnya.

d. Tidak Pincang, hewan yang dalam keadaan patah kaki hingga pincang dan tidak mampu berjalan ke tempat penyembelihannya, termasuk hewan yang tidak boleh dijadikan hewan persembahan.

e. Tidak Kurus Kering, hewan yang kurus kering tinggal tulang belulang saja, tentu sangat tidak layak untuk dijadikan persembahan kepada Allah SWT. Selain itu bila hewan itu kurus kering, dagingnya tentu menjadi sedikit sehingga kurang bisa dijadikan salah satu sumber makanan.

f. Tidak Makan kotoran, hewan yang memakan kotoran dan benda-benda yang najis tentu tidak boleh dimakan dagingnya, kecuali setelah mengalami karantina. Dan kurang layak untuk dijadikan persembahan kepada Allah SWT.

Sumber: Islampos.com[:en]Toward the month of Dhu al-Hijjah many of us are looking for Qurbani animals. Apparently there are some requirements of a decent animal for being Qurbani animals.

Among the requirements for slaughtering qurbani animals, the animal needs to meet the following criteria:

  1. Including Al-An’am, the meaning of al-an’am are farm animals such as camels, cows and goats. While poultry such as chickens, ducks, ducks, geese, rabbits and the like, excluding al-an’am.

The argument is the word of Allah: We have appointed a rite for every nation, that they may commemorate God’s name over the livestock He has provided for them. Your God is One God, so to Him submit, and announce good news to the humble.. (Surat al-Hajj: 34)

2. Tsaniyah, an animal that has been dislodged one of his teeth (tsaniyyah). The meaning of teeth is one of the teeth of all four front teeth, ie two under and two above. May be males or females even though the preferred male because it can keep the population.

3. No defects

A. Not Blind, the animal should not be the blind, or there is a severe flaw in the eyes.

B. Not Sick, animals that are severely ill should not be used as udhiyah slaughter animals.

C. Not Cut, either cut off one of his legs or more than one foot. Likewise, the animal is not an animal cut off its nipple or has dried. Nor should animals be clipped buttocks, tail, ears, nose and others.

D. Not Lame, animals with broken legs to limp and unable to walk to the slaughterhouse, including animals that should not be made as animal offerings.

E. Not Thin, skinny animals certainly not worthy to be made offerings to Allah SWT. In addition, when the animal is thin, the meat certainly becomes less so that it cannot be used as one source of food.

F. Not Eating dirt, animals that eat dirt and unclean objects certainly should not be eaten meat, except after experiencing quarantine. And less worthy to be made offerings to Allah SWT.

 

Source: Islampos.com[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia