JAUHILAH SIFAT SOMBONG

sombongOleh: Delta Nia

Sebagai seorang manusia biasa, kita tidak lepas dari segala kekhilafan maupun dosa. Namun kekhilafan yang satu ini harus segera kita sadari, agar tidak terlanjur terjerumus terlalu jauh ke dalam sifat yang paling dibenci oleh Allah SWT, yaitu sifat sombong. Kadangkala muncul dalam hati seseorang ketika ia memperoleh materi atau sanjungan di dunia atau jika ia memiliki benda berupa materi yang berharga, baik itu rumah, kendaraan atau apa saja yang telah dianugerahkan Allah kepadanya.

Sifat sombong akan terlihat dari cara memperlakukan orang lain, Seolah-olah ia memandang rendah terhadap orang lain, dan menganggap bahwa dirinyalah yang sempurna. Hal itulah yang sering membuat manusia lupa, bahwa semua materi, kedudukan maupun harga dirinya di dunia ini semata-mata hanyalah milik  Allah Swt.

Bahkan Rasulullah telah menyampaikan bahwa setiap manusia harus berusaha untuk melawan kesombongan. Rasulullah saw menyatakan bahwa harga diri dan kesombongan merupakan bagian dari moralitas yang rendah dari orang-orang yang sombong, dan kelak ia  akan menerima balasannya di neraka. Beliau juga mengingatkan bahwa agar setiap manusia senantiasa melawan kesombongan dan bahaya yang dapat ditimbulkannya.

Rasulullah SAW telah banyak memberikan contoh yang baik kepada seluruh umat manusia, yaitu melalui sikap, tingkah laku maupun penampilan beliau.  Melalui kerendahan hati, kesederhanaan, kasih sayang, dan tingkah laku yang sesuai di segala situasi yang beliau lakukan, oleh sebab itu beliau merupakan panutan terbaik. Berikut ini adalah beberapa larangan agar kita menjauhi sifat sombong.

Allah Ta’ala berfirman: “Dan janganlah engkau berjalan di muka bumi dengan sombong.” (Al-Isra’: 37)

“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab,“Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“ (HR. Muslim no. 91)

“Sombong adalah menolak kebenaran dan menghina manusia.” (HR. Muslim)

Dan karena sifat sombong yang ada pada diri seorang manusia jualah yang merupakan salah satu penyebab ia sulit menerima hidayah dari Allah Swt.

Dalam hal berpakaian, semasa hidupnya, Rasulullah selalu berpesan kepada para sahabat maupun pengikut beliau untuk selalu berpakaian dengan baik dan memberikan kesan penampilan yang sederhana dan menyenangkan serta selalu peduli dengan penampilan. Pada saat yang sama pula, beliau juga mengingatkan mereka bahwa yang terlalu bangga akan pakaian yang mereka kenakan atau bangga atas penampilan mereka akan dipermalukan di dalam dunia ini dan di akhirat kelak. Beliau memberitahukan kepada manusia untuk selalu rendah hati. Berikut apa yang beliau katakan:

“Ketika seorang laki-laki sedang bergaya dengan kesombongan berjalan dengan mengenakan dua burdahnya (jenis pakaian bergaris-garis; atau pakaian yang terbuat dari wol hitam), dia mengagumi dirinya, lalu Allah membenamkannya di dalam bumi, maka dia selalu terbenam ke bawah di dalam bumi sampai hari kiamat.” [HR. Bukhari, no. 5789; Muslim, no. 2088; dan ini lafazh Muslim] Nauzubillah min zalik.

Dalam beberapa ayat dalam Al Qur’an, dengan jelas Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman:18)

“Sesungguhnya orang yang benar benar percaya kepada ayat ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong”.  (As-Sajdah :15)

“Dan pada hari kiamat kamu akan melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah, mukanya menjadi hitam. Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri?”.  (Az-Zumar :60)

“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.”(QS. Al Saba’, 34:28).

Masya Allah, semoga kita selalu ingat firman Allah dalam Al Qur’an dan pesan Rasulullah, untuk tidak bersikap sombong baik dalam hal materi maupun kepada siapa saja dan di manapun kita berada. Karena begitu hinanya orang-orang yang suka menyombongkan dirinya di mata Allah Swt maupun Rasul-Nya.

Sumber: ummi-online.com

Tags :
Konfirmasi Donasi