[:ID]KAIN ECOPRINT JOGJA SIAP IKUTI PAMERAN JOGJA EXPO CENTER[:en]ECOPRINT JOGJA CLOTH READY TO FOLLOW THE EXHIBITION IN JOGJA EXPO CENTER [:]

[:ID]YOGYAKARTA. Rabu (04/10), para bunda sains, sebutan member binaan Rumah Zakat di Kampung Sains Karangkajen sedang berusaha mempraktekkan ilmu Ecoprint yang sudah diperoleh sekaligus mempersiapkan bahan-bahan yang akan dibawa pada pameran Jogja Expo Center pada tanggal 12-16 Oktober mendatang. Sebelumnya, para bunda sains ini telah mengikuti pelatihan yang dibimbing oleh Ibu Nuci dan Bapak Indra Suryanto, Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat di Desa Berdaya Karangkajen, Kel. Brontokusuman pada hari Kamis, (28/09).

Eco. J singkatan dari Ecoprint Jogja adalah nama yang dijadikan sebagai merk dari produk yang akan dipamerkan. Dalam penyiapan bahan-bahan untuk pameran, para bunda ini beberapa hari sebelumnya telah mencari dedaunan yang akan dipakai sebagai sumber pewarna alami dalam proses Ecoprint.

Dengan gembira, semuanya bekerja cekatan untuk memproduksi sekitar 10 lembar kain berbahankan sutra. Dimulai dengan tahap persiapan dan pengkondisian kain dengan mencelupkannya pada air cuka kemudian digelar di tempat yang rata. Selanjutnya bahan-bahan pewarna seperti daun dan bunga disusun dengan motif sesuai selera, kain digulung dan dikiat untuk proses pengukusan.

Setelah itu dilakukan proses pengukusan selama 2 jam. Setelah dikukus bahan dikeluarkan dibuka dan diangin-anginkan sampai dingin dan kering.

Untuk lebih mengikat warna, kain tadi direndam kembali ke larutan cuka selama 5 menit lalu di keringkan. Setelah proses selesai kain bisa disetrika agar efek warnanya semakin kuat.

“Mohon doanya semoga sukses dalam pameran nanti serta bisa terus berkelanjutan dan menebar manfaat,” tutur Fasilitator.

Newsroom/Kuna
Yogyakarta[:en]YOGYAKARTA. Wednesday (04/10), the mothers are trying to practice the Ecoprint that they already obtained and build the material they will bring at the exhibition at Jogja Expo Center on 12-16. Previously, these mothers have followed the training guided by Ms. Nuci and the Empowered Village Facilitator of Rumah Zakat in Kel. Brontokusuman on Thursday, (28/09).

Eco. J stands for Ecoprint Jogja is the name used as a brand of products to be exhibited. In the preparation of materials for the exhibition, these mothers had a few days earlier been looking for the foliage to be used as a natural dye in the Ecoprint process.

Excitedly, everyone worked deftly to produce about 10 pieces of silk-retained fabric. Beginning with the preparation and conditioning stages of the cloth by dipping it in vinegar air then held in a flat place. Further dye materials such as leaves and flowers with a motive according to taste, cloth rolled and tied for the process of steaming.

After that the steaming process for 2 hours. After steaming wear and aerated until cool and dry.

To further bind the color, the cloth was soaked back to the concentration of vinegar for 5 minutes then dried. Once the process is finished the fabric can be ironed in order to color effect stronger.

“Please pray for good luck in the exhibition later and we can continue  spreading the benefits,” said the facilitator.

Newsroom / kuna
Yogyakarta[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia