PADANG. El Hanif (38) hanya bisa pasrah kala mengetahui bahwa dia harus kehilangan dua orang yang dicintai sekaligus yakni istri dan anak. Keduanya meninggal setelah sang istri menjalani operasi caesar di RSUP Dr. M. Djamil Padang di akhir Maret 2010 lalu. “Istri saya meninggal setelah dokter mengeluarkan bayi kami. Namun lima jam kemudian anak kedua saya pun meninggal,” ujar Hanif mengenang kejadian yang memilukan tersebut.

Kesedihan Hanif tak berhenti sampai di situ. Pihak Rumah Sakit meminta suami dari Almarhum Ratna Listida untuk melunasi biaya operasi Caesar sebesar Rp 8.664.300. Bagi Hanif yang sehari-hari bekerja sebagai buruh, mendapatkan uang sebesar itu bukanlah perkara mudah. “Penghasilan saya tidak menentu. Paling besar sehari dapat Rp 40.000,” ungkapnya.

Mendengar kesulitan yang dialami Hanif, Rumah Zakat bersama seorang donatur berupaya untuk membantu dengan melunasi hutangnya pada Rumah Sakit. Sehingga kini Hanif terbebas dari masalah hutang piutang. “Terimakasih kepada donatur yang telah membantu saya. Semoga Allah Swt membalas kebaikan Anda dengan kelimpahan rezeki baik di dunia maupun di akhirat,” tutur bapak yang kini tinggal bersama putri sulungnya, Tari(11).***

Newsroom/Miralyn Afrini
Padang